Satu Islam Untuk Semua

Monday, 09 January 2017

Rafsanjani, Eks Presiden Republik Islam Iran Meninggal Dunia


iranian-presidential-hopeful-akbar-hashemi-rafsanjani

islamindonesia.id – Rafsanjani, Eks Presiden Republik Islam Iran Meninggal Dunia

 

Eks Presiden Republik Islam Iran, Hashemi Rafsanjani, dilaporkan wafat pada Ahad malam (8/1) setelah tim dokter di Rumah Shohada Tehran berjuang menyelamatkannya dari serangan jantung. Ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara ini pun menghembuskan nafasnya yang terakhir di usianya yang ke – 82 tahun.

[Lihat juga: VIDEO – Pidato Presiden Jokowi di Tehran Soal Era Baru Hubungan Iran – Indonesia]

Rafsanjani lahir pada tanggal 25 Agustus 1934 dan tercatat sebagai presiden Iran yang keempat pada periode 1989 – 1997. Ia juga dikenal sebagai penulis dan politisi berpengaruh di negeri Mulla. Rafsanjani menjabat sebagai Ketua Dewan Ahli Kepemimpinan Iran pada tahun 2007-2011 dan menjadi Ketua Parlemen pada tahun 1980-1989 serta menjabat sebagai Ketua Dewan Penentu Kebijakan Negara pada tahun 1989.

Dan salah satu yang paling dikenang masyarakat Iran, Rafsanjani adalah di antara asisten utama Imam Khomeini, Pemimpin Besar Revolusi di Iran sekaligus Pendiri Republik Islam Iran. Karena itu, Rafsanjani terlibat bersama ulama dan rakyat Iran melawan rezim Syah hingga revolusi meletus.

[Baca juga: Hormati Muslim, Atlet Rusia Kenakan Kerudung pada Pertandingan di Iran]

Setelah itu, Rafsanjani juga turut serta aktif dalam berbagai proses sampai lahirnya Republik Islam Iran. Seiring dengan berdirinya Republik Islam Iran, negeri ini harus menghadapi perang 8 tahun melawan Irak. Dan selama perang ini, 1980-1988, Rafsanjani lagi-lagi memainkan peran penting sebagai Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung tiga hari di seluruh negeri dan menyatakan hari Selasa sebagai hari libur nasional. Menurut kantor berita IRNA, pemakaman jenazah Rafsanjani akan diselenggarakan di Tehran pada hari Selasa (10/1). []

[Baca juga-  Gus Mus: Kiai di Iran Mampu Bicara Budaya, Politik, bahkan Militer. Tanya Mengapa?]

YS/ islam indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *