Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 04 August 2016

KHAS—Ini Pesan Cak Nun dalam Peringatan #SatuAbadQudsiyyah


Ini Pesan Cak Nun dalam Peringatan Satu Abad Qudsiyyah

IslamIndonesia.id—Ini Pesan Cak Nun dalam Peringatan Satu Abad Qudsiyyah

 1AbadQudsiyyah

Rabu (3/8/2016) malam, ribuan hadirin tampak berdiri turut melantunkan Shalawat Asnawiyyah dalam peringatan Satu Abad Qudsiyyah bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng di tanah lapang sisi timur Jalan KHR Asnawi, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Dalam kesempatan itu, di tengah lautan manusia yang memadati lokasi acara, Cak Nun di antaranya menyatakan bahwa orang kafir itu adalah mereka yang menutupi kebenaran. Sementara terkait beragam lantunan lagu, baik dalam shalawatan maupun ketika kita membaca Al-Qur’an, menurutnya hal semacam itu tak perlu terlalu dipersoalkan.

maiyahkudus“Lagu itu kan istilahnya cuma nada yang ditekuk, gak lebih dari itu. Jadi bukan agama. Lha wong Qur’an saja boleh dibaca tanpa suara, kok,” tegasnya.

Sing penting iku atimu moco Qur’an opo ora. Tajwide wis bener tah ora. Dudu perkoro lagune,” lanjut Cak Nun menggarisbawahi bahwa yang lebih penting diperhatikan dalam membaca Al-Qur’an itu adalah hati kita, termasuk juga soal tajwidnya. Jadi bukan soal cengkok, irama atau lagunya.

Dan jauh lebih penting lagi dari semua itu kata Cak Nun, “Sing penting uripmu kuwi wis bener tah ora.” Yang artinya kurang lebih, apakah perilaku hidup kita itu sudah benar atau tidak.

Itulah sekilas pesan singkat yang disampaikan Cak Nun dalam acara Mendaulat Shalawat Asnawiyyah karya  KH Raden Asnawi, sebagai Shalawat Kebangsaan malam itu.

Dan seperti sudah kami sampaikan dalam VIDEO—Shalawat Asnawiyyah, Shalawat Kebangsaan, sekilas momen ketika ribuan hadirin turut melantunkan shalawat tersebut bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng, dapat disaksikan di akun @DenzAcho yang menyertakan tagar #1AbadQudsiyyah dan #maiyahkudus .

 

EH/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *