Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 08 November 2016

Terkait Demo 4/11, Sekjen HMI Ditangkap Polisi


kepala-divisi-humas-mabes-polri-irjen-boy-rafli-amar-memperlihatkan-foto_20161105_221538

islamindonesia.id – Terkait Demo 4/11, Sekjen HMI Ditangkap Polisi

 

Menyusul ditangkapnya Ismail Ibrahim (23) – anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) – terkait demo 4/11, polisi kembali menangkap Sekretaris Jenderal Pengurus Besar HMI Amijaya. Penangkapan dilakukan di Sekretariat PB HMI, Jalan Sultan Agung No. 25A, Jakarta Selatan, Senin (7/11) tengah malam.

Wakil Bendahara Umum PB HMI Tegar Putuhena, yang juga termasuk dalam tim kuasa hukum Amijaya, membenarkan hal tersebut.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, terdapat beberapa polisi berbaju preman yang datang ke sekretariat dan mencari Sekjen PB HMI, Amijaya,” kata Tegar, Selasa (8/11).

“Mereka datang membawa surat penangkapan dan menyebut ada kaitannya dengan aksi 4 November kemarin,” tambahnya.

PBNU: Tindak Pelaku Kericuhan dalam Aksi 4 November

Saat hendak melakukan penangkapan, sejumlah pengurus PB HMI sempat bersitegang dengan petugas kepolisian. HMI menganggap tindakan aparat telah melanggar hukum.

“Itu termasuk tindakan melanggar aturan hukum karena mereka langsung masuk, naik ke lantai dua dan melakukan penangkapan tanpa memberi penjelasan,” kata Zaenal, pengurus PB HMI yang berada di tempat kejadian.

Dalam aksi Bela Islam 4 November 2016 lalu, HMI dilaporkan terlibat khususnya dalam bentrok dengan aparat di depan istana negara. Sebagian media melaporkan, sekelompok demonstran yang memegang bendera HMI mencoba menerobos pagar beton dan pagar kawat berduri di lampu merah depan Istana Kepresidenan di Jalan Merdeka Barat.

Selain itu, sempat terjadi aksi saling dorong disertai pelemparan botol dan batu kepada personel kepolisian. Merespon perlawanan dari massa, polisi terpaksa menembakkan gas air mata kepada para demonstran.

Akibat kericuhan tersebut, satu orang warga meninggal dunia karena mengalami asma. Selain itu, terdapat 21 kendaraan, baik milik TNI-Polri atau umum yang dirusak dan tiga kendaraan di antaranya dibakar. Jumlah demonstran yang mengalami luka sekitar 250 orang.

Di luar massa demo, sebanyak 100 orang mengalami luka. Mereka terdiri dari 79 personel Polri (11 di antaranya dirawat inap), 15 masyarakat umum, lima personel TNI dan satu personel Pemadam Kebakaran[]

Generasi Muda Muhammadiyah: Kami Dukung Ahok-Djarot

 

 

YS / islam indonesia / sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *