Satu Islam Untuk Semua

Monday, 02 January 2017

Tak Bernasib Seperti Turki, Kompolnas Apresiasi Polri Cegah Aksi Teroris Selama Natal dan Tahun Baru


Petugas Labfor Polri membawa sejumlah barang bukti saat melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah kontrakan terduga kelompok jaringan teroris, di kawasan Bintara Jaya 8, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/12/2016). Tim Densus 88 Mabes Polri melakukan olah TKP lokasi penangkapan terduga anggota kelompok jaringan teroris Bahrum Naim dan penemuan bom siap ledak dengan daya ledak tinggi untuk keperluan penyelidikan.--Foto: Imam Husein/Jawa Pos

islamindonesia.id – Tak Bernasib Seperti Turki, Kompolnas Apresiasi Polri Cegah Aksi Teroris Selama Natal dan Tahun Baru

 

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional, Poenky Indarti, memberi apresiasi atas kinerja Polri yang mampu mensinergikan seluruh instansi hingga peringatan Hari Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan sukacita di seluruh pelosok Indonesia.

“Kami senang dan apresiasi tinggi bagi Polri yang telah melaksanakan tugas pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan sangat baik,” kata Poengky seperti dikutip jpnn.com, (1/1).

[Baca juga: Kronologi Aksi Aparat Melumpuhkan 4 Terduga Teroris di Purwakarta]

Poengky juga mengapresiasi Polri karena sigap menggagalkan upaya serangan teroris di beberapa daerah. Termasuk menggagalkan ancaman aksi teroris di Padang, Magelang, dan Palu saat detik-detik perayaan Tahun Baru 2017.

Poengky mengakui, teroris menjadikan hari besar sebagai panggung untuk unjuk gigi.

“Jika dibandingkan dengan di luar negeri yang ada gangguan teroris, misalnya di Turki, Jerman dan Mesir, maka kita wajib bersyukur bahwa upaya kelompok-kelompok tersebut di Indonesia dapat digagalkan oleh Polri,” lanjut Poengky.

[Baca juga: Laporan Akhir Tahun, Kapolri: Kasus Terorisme Naik 107 Persen pada 2016]

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan bom terjadi di sebuah tempat hiburan malam pada malam pergantian tahun di Istanbul, Turki (31/12). Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu, sebagaimana dilansir dari AFP (1/1), mengungkapkan 16 orang dari 39 korban yang tewas , diketahui sebagai warga negara asing.

[Baca juga: Menteri Lingkungan Burundi Tewas Ditembak di Menit Awal Tahun Baru]

 

YS/ islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *