Satu Islam Untuk Semua

Monday, 12 February 2018

Tips Sederhana Enteng Jodoh


Tips Sederhana Enteng Jodoh

islamindonesia.id – Tips Sederhana Enteng Jodoh

 

Ada sebagian orang yang mungkin bersengaja untuk tak segera menikah dan memiliki pasangan hidup kerena beberapa alasan, di antaranya karena tak ingin tersita kesibukannya untuk mengurus rumah tangga. Padahal dalam Islam, alasan serupa ini bukanlah termasuk hal terpuji. Terlebih karena Islam justru menganjurkan umatnya untuk menikah jika semua syaratnya sudah terpenuhi, dan sebaliknya mengecam siapa saja yang bersengaja terus melajang dengan alasan yang mengada-ada semacam itu.

[Baca: Menjomlo Dalam Pandangan Islam]

tak sedikit pula yang sebenarnya sangat ingin segera mengakhiri status lajang atau jomlonya –karena memiliki pasangan hidup memang merupakan impian semua orang— tapi tak juga kunjung ketemu jodoh. Sementara penghasilan sudah mapan. Usia juga sudah lebih dari cukup, kalau tak mau disebut bahkan sudah agak kasep atau terlambat. Lantas, kenapa serasa sulit sekali mendapatkan jodoh?

Mungkin tak banyak orang yang mau melakukan introspeksi diri: bahwa bisa jadi hal itu terjadi karena tanpa sadar kita punya dosa tertentu. Yakni dosa-dosa yang ternyata bisa menjadi penghalang bagi kita untuk mendapatkan jodoh dengan mudah.

Apa saja dosa-dosa yang dimaksud?

Dosa pertama dan utama adalah syirik. Allah sangat benci jika ada hamba-Nya yang sampai menyekutukan Dia dengan sesembahan lainnya. Apalagi jika upaya mendapatkan jodoh justru ditempuh dengan jalan kesyirikan. Bisa jadi, bukannya dapat, malah akan semakin dijauhkan.

Alangkah baiknya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memohon agar cepat dipertemukan dengan jodoh yang tepat dan layak sebagai pasangan hidup dunia-akhirat.

Dosa kedua adalah jarang shalat atau bahkan cenderung melalaikan shalat. Padahal shalat adalah jalan bagi seorang hamba untuk menuju Allah SWT dan mendekatkan diri kita dengan-Nya. Doa yang kita panjatkan, insya Allah akan lebih mudah dikabulkan Allah karena shalat kita yang terjaga. Demikian juga jika sebaliknya, maka kesempatan untuk mendapat yang kita inginkan justru akan makin jauh dari harapan.

Dosa ketiga adalah berzina. Merupakan pemahaman umum di kalangan umat Islam, zina adalah perbuatan keji. Tak hanya itu, zina adalah perbuatan yang merusak hubungan manusia dengan Allah SWT. Jika hubungan hamba dengan Tuhannya sudah rusak, bagaimana mungkin dia akan meminta hajatnya kepada-Nya? Tak terkecuali agar dia dientengkan jodohnya?

Dosa keempat adalah durhaka kepada orangtua. Patut kita sadari, keridhaan Allah terletak pada keridhaan orangtua. Bayangkan jika seorang anak sudah tak diridhai kedua orangtuanya, ini sama saja dia akan terjauhkan dari ridha Allah SWT. Sehingga tak mustahil jika dosa durhaka kepada orangtua akan berdampak pada urusan jodoh dan urusan lain yang kita inginkan pun menjadi semakin sulit terpenuhi.

Dosa kelima adalah memutus hubungan silaturahmi. Artinya, seseorang yang menutup hubungan silaturahmi dan berlaku sombong kepada sesama ini juga bisa menjauhkannya dari kemudahan mendapatkan jodoh.

Dosa keenam adalah kebiasaan menggunjing dan mengadu domba orang lain. Dosa ini merupakan salah satu dosa yang bisa menjauhkan seseorang dari jodoh bahkan mengarah kepada fitnah yang bisa berujung pada terciptanya permusuhan.

Dosa ketujuh adalah gemar memakan harta yang haram dan enggan berzakat. Jodoh akan sulit datang kepada mereka yang suka makan apa yang haram, termasuk juga kepada mereka yang enggan mengeluarkan zakat. Karena sebenarnya, dalam harta kita terdapat hak-hak orang lain yang harus kita keluarkan.

Dosa selanjutnya adalah sifat dan perilaku kikir. Dosa kikir bisa juga membuat seseorang sulit mendapatkan jodoh. Maka bagi siapapun yang hingga saat ini merasa kesulitan untuk mendapatkan jodoh, cobalah untuk bersedekah dan milikilah sifat dan perilaku dermawan.

Mau enteng jodoh? Cobalah mulai sekarang menghindari beberapa jenis dosa seperti yang telah disebutkan di atas. Dan jika selama ini tanpa terasa sudah terlanjur kerap melakukan dosa-dosa itu, segeralah bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Dengan niat tulus untuk senantiasa menjauhi dosa-dosa dan menjadi hamba-Nya yang lebih baik, insya Allah apa yang kita inginkan bisa lebih dimudahkan pengabulannya oleh Allah.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *