Satu Islam Untuk Semua

Monday, 30 January 2017

Walikota Bandung: Menyeragamkan Indonesia dengan Paksa Itu Melawan Narasi Sejarah


Deden Iman/ "PR"
Walikota Bandung Ridwan Kalim, menerima tamu disalah satu ruangan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Rabu (12/8/2015).

islamindonesia.id – Walikota Bandung: Menyeragamkan Indonesia dengan Paksa Itu Melawan Narasi Sejarah

 

Atas komitmennya pada hak-hak minoritas umat beragama selama ini, Walikota Bandung Ridwan Kamil mendapat Penghargaan Tokoh Penggerak Pluralisme. Penghargaan itu diberikan di sela perayaan Natal Paguyuban Pemuda Kristen Bandung Raya oleh politikus PDIP Maruarar Sirait selaku penasehat acara.

“Kita selalu mendukung, menghargai komitmen Kang Emil, yang selama ini sudah terbukti. Terima kasih Kang Emil,” kata Maruarar seperti dilansir beritasatu.com kemarin, (29/1)

[Baca juga- Dinilai Gunakan Tempat Umum, Ormas ‘Bubarkan’ KKR Natal di Bandung]

Maruarar Sirait memuji komitmen Ridwan Kamil dalam menjaga Pancasila dan Kebinekaan, terbukti dengan kebijakannya selama ini yang melindungi seluruh umat beragama.

Soal keragaman Bandung, menurut Ridwan Kamil, tak bisa ditahan oleh siapapun. Sebab sebagai kota pelesir, Bandung banyak didatangi oleh masyarakat dari mana saja.

Belum lagi bicara Bandung sebagai bagian dari Indonesia yang memang hakikatnya adalah terdiri dari berbagai budaya.

“Maka kalau ada orang yang ingin menyeragamkan Indonesia ini dengan paksaan, itu sudah melawan narasi sejarah,” kata walikota yang akrab disapa Kang Emil ini.

Bagi Ridwan, apapun agamanya, selama mereka penduduk Bandung, ia berkomitmen akan melindungi hak beribadahnya, termasuk memberi pelayanan yang sama dengan warga lainnya. Komitmen ini tercermin di antaranya, selama lima tahun, ia memberikan izin untuk 300 rumah ibadah non-Muslim.

“Artinya, 60 bangunan ibadah per tahun kami izinkan,” katanya.

Pria berkacamata ini berjanji untuk terus menunjukkan semangat menegakkan Pancasila dan menguatkan toleransi antar suku, ras, dan agama di kota yang dipimpinnya itu. Ia sendiri menyatakan dirinya komit menunjukkan bahwa Bandung ramah terhadap kebhinekaan.

“Saya percaya, mayoritas warga Bandung sangat santun dan toleran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kang Emil sendiri tak lupa memuji Maruarar, dan menyatakan bahwa sosok Politikus PDIP itu merupakan pribadi yang benar-bener mengamalkan semangat pluralisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut bisa dia buktikan selama tiga kali berturut berhasil menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Subang, Majalengka dan Sumedang yang notabenya masyarakat di sana mayoritasnya beragama Islam.

“Bang Ara ini juga merupakan sosok yang gigih memperjuangkan semangat toleransi dan pluralisme. Hal tersebut dia buktikan dengan gigih memperjuangkan umat muslim yang ada di tanah Batak,” kata Kang Emil.[]

[Baca juga- Komit Lindungi Hak Minoritas, Kang Emil Izinkan 60 Rumah Ibadah Non-Muslim per Tahun]

YS/ islamindonesia/ Foto: Pikiran Rakyat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *