Satu Islam Untuk Semua

Monday, 26 February 2018

Subhanallah, Kali Ini Hujan Es Guyur Madinah


Subhanallah, Kali Ini Hujan Es Guyur Madinah

islamindonesia.id – Subhanallah, Kali Ini Hujan Es Guyur Madinah

 

Dalam tulisan terdahulu berkaitan dengan tanda-tanda kiamat yang pernah disampaikan Rasulullah 1.400 tahun lalu, salah satunya berupa peristiwa yang diramalkan bakal terjadi di tanah Arab di masa depan, yakni di masa kita kini. Bahwa negeri yang tandus itu akan berubah hijau oleh tumbuhan dan dialiri sungai-sungai. Sesuatu yang sepintas tampak mustahil. Karena jazirah Arab merupakan wilayah yang sebagian besarnya adalah gurun pasir dan padang tandus.

Namun apa yang terjadi pada awal tahun 2018 dan beberapa tahun sebelumnya, seolah menjawab ramalan Rasul itu. Ya. Negeri tandus Arab Saudi, tak hanya diguyur hujan namun tercatat bahkan sudah beberapa kali mengalami fenomena salju. Tepatnya pada wilayah di sekitar Kota Haql, yang mengalami fenomena unik turunnya hujan yang disertai salju di Gunung Al-Lawz.

[Baca: Salju Turun di Tanah Arab, Tanda Kiamat Kian Dekat?]

Kali ini, fenomena langka itu kembali terjadi. Yakni ketika hujan es seukuran bola golf melanda sebuah area di Madinah, Arab Saudi pada hari Minggu. Dalam peristiwa itu, otoritas Bulan Sabit Merah Saudi bahkan sampai melarikan 15 orang yang terluka ke rumah sakit dengan tiga ambulans, akibat terkena bongkahan salju tersebut.

Di dunia maya, hujan es yang tak biasa itu direkam seorang warga setempat dan diunggah di Twitter.

“Angin dingin kuat sekarang terjadi di kuartet seperti Madinah. Kemungkinan besar akan bergerak ke Riyadh. Harap berhati-hati untuk tidak meninggalkan rumah Anda dan tutupi mobil Anda,” tulis pengunggah video dengan nama akun Twitter, @arar939.

Kejadian itu membuat beberapa kendaraan rusak parah, beberapa hewan terbunuh, dan lebih dari selusin warga terluka di Madinah serta wilayah lain di Kerajaan Arab Saudi.

Pihak berwenang Saudi telah mengeluarkan peringatan cuaca yang menyatakan sebagian wilayah di negara itu akan dilanda badai petir serta hujan deras disertai angin kencang. Kondisi itu, akan memengaruhi jarak pandang horizontal.

Mengutip laporan Khaleej Times, Senin (26/2/2018), hujan deras tersebut menyebabkan banjir di Mathama, Jibal al Ajrad dan daerah sekitarnya.

Cuaca ekstrem tersebut juga memicu tujuh insiden lalu lintas yang menyebabkan enam orang terluka dibawa ke rumah sakit.

Sebanyak 54 orang lainnya dilaporkan dipindah dari Masjid Nabawi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Otoritas Pertahanan Sipil Saudi memperingatkan penduduk setempat untuk tidak mendekati jurang atau lembah.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *