Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 06 August 2016

STOP PRESS – SMA Lazuardi Depok Raih Medali Olimpiade Standarisasi Internasional di Korea


photo_2016-08-05_15-43-11

IslamIndonesia.id – SMA Lazuardi Depok Raih Mendali Olimpiade Standarisasi Internasional di Korea

 

Pada hari kedua ajang Olimpiade Standarisasi Internasional di Korea Selatan, 4-5 Agustus 2016, delegasi dari Indonesia, SMA Lazuardi GIZ Depok, berhasil meraih medali perunggu. Hari ini, peserta olimpiade diminta secara mendadak membuat produk mobil dan drone ramah lingkungan dalam waktu 6 jam sebelum dipresentasikan esok harinya. Meski harus bersaing dengan peserta dari berbagai negara, Deputi Badan Standarisasi Nasional, Erniningsih, optimis dengan kemampuan Tim Indonesia.

“Indonesia cukup disegani oleh negara lain karena prestasinya, bahkan negara-negara lain belajar Pendidikan Standardisasi di BSN,” kata Erniningsih saat acara pemberangkatan Tim Indonesia di Jakarta, 2/8.

photo_2016-08-05_15-43-15

Tahun ini, BSB Indonesia mengirim 2 sekolah setingkat SMA yakni SMAK St. Louis 1 Surabaya dan SMA Lazuardi GIS Depok. Pengiriman delegasi Indonesia adalah yang ke-3 kalinya setelah tahun sebelumnya sukses menorehkan prestasi baik emas, perak, maupun perunggu.

Meski demikian, Erniningsih berharap tahun ini Tim Indonesia bisa tampil lebih optimal demi mengharumkan nama negara. “Dengan ikutnya tim Indonesia ke olimpiade internasional ini, maka pengetahuan tentang standar diharapkan dapat disebarluaskan atau dipromosikan di tingkat pendidikan menengah oleh sekolah-sekolah yang telah terpilih mewakili Indonesia ke Korea. Selain itu juga dapat meningkatkan keterampilan kreativitas ilmiah siswa melalui latihan untuk membuat standar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya seperti dikutip portal resmi bsn.go.id.

Adapun Tim Indonesia yang sedang berkompitisi di Korea terdiri dari Billy Kurniawan, Leonardo Edgar, dan Agatha Carolina Putri. Sedangkan SMA Lazuardi-GIS Depok diwakili oleh Ajeng Widyastuti, Bagus Alifah Hasyim, dan Zulfah Amala. Kedua tim tersebut menjadi duta Indonesia setelah lolos seleksi yang diselenggarakan oleh BSN pada Juni lalu.

Proses seleksi dilakukan dengan mengundang sekolah-sekolah pendidikan menengah untuk mengirimkan essay dengan topik pemanfaatan Lampu LED pada moda transportasi, untuk penerangan umum dan untuk rumah tangga. Kriteria penilaian Essay dibagi menjadi 5 kategori yaitu Kesesuaian Tema, Gagasan, Pemahaman tentang Standar, Logika dan Struktur Penulisan. []

 

YS/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *