Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 22 November 2016

Soal Rohingya, Mengapa Indonesia Masuk “Partnership for Myanmar”?


14173332321817896329

islamindonesia.id– Soal Rohingya, Mengapa Indonesia Masuk “Partnership for Myanmar”?

 

Menyangkut masalah komunitas Rohingya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyebut Indonesia aktif dalam membawa isu ini di pertemuan tingkat Internasional. Di dalam konteks Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata Retno, Indonesia aktif menjadi bagian dari Partnership for Myanmar.

“Jadi, dulu judul di PBB pertemuannya itu adalah friends of UN Sekretary General for Myanmar. Nah sekarang menjadi Partnership for Myanmar dengan melibatkan pemerintah Myanmar. Karena dengan melibatkan pemerintah Myanmar kita bisa menyampaikan konteks kita, tetapi kita juga memberikan kesempatan bagi pemerintah Myanmar untuk menjelaskan kepada kita mengenai situasi yang berkembang di Myanmar,” kata Retno  di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, seperti dikutip detik.com, Senin (21/11).

Rohingya & Sisi Buram Suu Kyi

Seperti diketahui, kabar adanya pembantaian terhadap warga Muslim di Rohingya, Myanmar kembali marak terdengar. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Indonesia menunggu klarifikasi kabar itu dan terus memantau perkembangan di Rohingya, Myanmar.

Meski demikian, pemerintah Indonesia tetap menyiapkan beberapa langkah untuk menghadapi kemungkinan adanya lonjakan gelombang pengungsi menyusul informasi pembantaian warga Rohingya di Myanmar.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, ia sudah bertemu dengan utusan dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai langkah kerja sama kedua belah pihak untuk menangani pengungsi Rohingya.

“Pemerintah sudah membicarakan masalah pengungsi, baik lingkup bilateral maupun multilateral. Saya juga sudah bertemu utusan UNHCR, membicarakan soal penanganan masalah ini,” kata Wiranto, di Kantor Kemenko Polhukam, seperti dikutip kompas.com Senin (21/11).

Wiranto mengatakan, meski Indonesia bukan merupakan negara tujuan pengungsi,  pemerintah akan bersikap terbuka apabila ada pengungsi yang berusaha mencari perlindungan.[]

PAHLAWAN KITA – Yusuf, Nelayan Aceh, Penyelamat 300 Rohingya di Laut Lepas

YS / islam indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *