Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 26 October 2016

Massa dari berbagai Penjuru Tanah Air Dikabarkan Ikut Demo 4 November


c8beae9c-9604-4f39-a9f1-29b1f58a86ed

islamindonesia.id — Massa dari berbagai Penjuru Tanah Air Dikabarkan Ikut Demo 4 November

Massa dari kalangan umat Islam dikabarkan akan kembali menggelar aksi demo menolak Ahok pada Jumat, 4 November 2016 mendatang.

Namun kali ini beredar kabar bahwa aksi 4 November itu akan diikuti massa dari berbagai penjuru tanah air, diantaranya: 30.000 massa dari Aceh, 10.000 massa dari Palembang & Riau, 10.000 massa dari Jawa Timur,5.000 massa dari Jawa Tengah, 1000 massa dari Makassar 30.000 massa dari Jawa Barat.

Demo  4 November yang dilakukan dalam rangka mendesak penuntasan kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu rencananya akan dimulai dari Masjid Istiqlal dan berakhir  di sekitar Istana Presiden. Sejumlah sumber media sosial menyebutkan bahwa massa akan mengepung dan menginap di sekitar istana Presiden.

Akun resmi DPP Fron Pembela Islam (FPI) pada Senin (24/10) silam memperlihatkan kedatangan ulama dan kiai dari pulau Madura ke markaz FPI Petamburan untuk menemui Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Mereka datang untuk mendukung dan mengawal aksi 4 November. Mereka menyatakan Ribuan Massa dari Madura siap turun ke Jakarta mengepung Istana.

“Kyai-Kyai Madura merapat ke Petamburan. Basa-basi Penegakan Hukum sdh terbaca para Ulama Pulau Garam,” tulis FPI melalui akun twitternya @DPP_FPI.

Sebelumnya, menanggapi sejumlah ormas yang akan mengarahkan massa untuk “demo Ahok” 4 November mendatang, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Sirajd mengingatkan untuk berhati-hati menyikapi keadaan seperti kasus Ahok akhir-akhir ini. Sekarang, kata Kiai Said, keadaan dan isu semakin liar, tak terkontrol, bukan lagi soal politik Pilgub DKI, tapi lebih besar dan rumit lagi.

Karena itu, Kiai Said meminta warga NU – yang menurut Exit Poll 2013 – berjumlah 91,2 juta ini, tidak ikut turun demonstrasi. Nahkoda NU ini beralasan hal tersebut bisa memicu fitnah.

“Warga NU Tidak boleh demo, apel santri boleh seperti ini. Demo tidak boleh, tidak (ada) keuntungan, hanya rawan jadi fitnah,” katanya saat memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional belum lama ini.

 

AJ/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *