Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 28 February 2017

Dubes Saudi Enggan Jawab Soal Santunan Korban Crane yang Tak Kunjung Terealisasi


Dubes Saudi Enggan Jawab Soal Santunan Korban Crane yang Tak Kunjung Terealisasi

islamindonesia.id – Dubes Saudi Enggan Jawab Soal Santunan Korban Crane yang Tak Kunjung Terealisasi

 

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud dijadwalkan berkunjung ke Indonesia untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1-9 Maret 2017 besok.

Namun, kedatangan Salman menuai protes lantaran pihak Arab Saudi belum juga menyelesaikan santunan korban kecelakaan crane di Mekkah 11 September 2015 silam.

Dikonfirmasi apakah kedatangan Raja Salman juga akan menyelesaikan santunan itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi enggan menjawab dengan tegas. Dia malah menyesalkan musibah tersebut.

“Terkait dengan insiden crane, kami menyayangkan peristiwa ini. Tapi itu adalah takdir,” kata Osama dalam jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Pihaknya malah melempar tentang data dan informasi terbaru mengenai santunan korban kepada Duta Besar Indonesia untuk Arab.

“Terkait dengan informasi lengkap crane ini info ada di Dubes Indonesia di Riyadh,” ujar dia.

[Baca: Begini Kata Menag Soal Santunan Tragedi Crane 2015 yang Belum Dibayar Raja Salman]

Adapun korban tewas kecelakaan crane Mekkah pada 11 September 2015 silam belum diberikan santunan. Untuk korban meninggal Pemerintah Arab Saudi kala itu berjanji akan memberikan santunan senilai Rp 3,8 miliar setara dengan 1 juta riyal. Sementara untuk cacat fisik tetap sebesar 500.000 riyal atau Rp 1,9 miliar.

Tidak hanya itu, pihak keluarga yang ditinggalkan juga dijanjikan menunaikan ibadah haji sebanyak dua orang. Namun, hingga hamper dua tahun berlalu, semua janji manis itu belum juga terealisasi.

[Baca: Di Balik Kunjungan Super Mewah, Pemerintah Wajib Tagih Hutang Raja Salman]

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *