Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 20 September 2016

Di KTT GNB, Indonesia-Iran Bahas Persatuan Umat Islam


Wakil Presiden Indonesia dengan Presiden Iran di sela-sela KTT Gerakan Non Blok, di Pulau Margarita, 18 September 2016

IslamIndonesia.id – Di KTT GNB, Indonesia-Iran Bahas Persatuan Umat Islam

 

Di tengah-tengah maraknya aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam, dua pemimpin negara yang penduduknya mayoritas Muslim, Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla dan Presiden Iran Rouhani menyempatkan bertemu untuk membahas masalah perdamaian dunia di sela-sela KTT Gerakan Non-Blok, Venezuela (18/9).

Kedua negara sependapat, untuk memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia, persatuan umat Islam yang beragam mazhab itu menjadi agenda mendesak. Karena itu, Jusuf Kalla dan Rouhani sepakat jika umat Islam seharusnya menjaga hubungan baik satu sama lainnya, saling membantu, dan meningkatkan sejumlah kerjasama dalam berbagai bidang. Di antaranya, bersama-sama mendukung persatuan di Palestina untuk meraih kemerdekaan dari penjajahan Israel dan sekutunya.

“Dukungan Indonesia dan Iran yang kuat terhadap kemerdekaan Palestina sangat penting untuk memberi dorongan politis bagi tercapainya kemerdekaan dan persatuan Palestina,” kata Jusuf kalla sebagaimana dikutip kemenlu.go.id

[Baca: Meski Dihadang Israel, Menlu RI Tetap Buka Konsul di Palestina]

Dalam bidang ekonomi, kedua negara ini juga tengah terus menjalani kerjasama, seperti energi dan migas, termasuk pasokan LPG dari Iran. Di samping itu, pengembangan studi pendahuluan juga tengah dilakukan antara Pertamina dan NIOC untuk pengembangan dua sumur minyak di Iran. Tidak lupa, Wapres Jusuf Kalla menyampaikan, bahwa  beberapa bulan yang lalu telah menerima kunjungan delegasi bisnis dari Iran. Karena itu, kedua pemimpin ini juga mendorong kalangan bisnis dari Iran dan Indonesia untuk meningkatkan hubungan.

“Saatnya sangat tepat bagi kedua negara untuk terus meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi,” kata pria yang akrab disapa Pak JK itu.

Laporan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (18/9) menyebutkan, kedua negara terus berupaya untuk memanfaatkan berbagai peluang untuk meningkatkan hubungan perdagangan. Pada tahun 2015 total nilai perdagangan Indonesia – Iran mencapai USD 273 juta.

Produk ekspor Indonesia ke Iran meliputi minyak kelapa sawit, kertas dan produk kertas, bahan baku tekstil, ban, karet, bubuk coklat, biji kopi, karton dan produk kayu. Sedangkan jumlah wisatawan Iran yang datang ke Indonesia pada tahun 2015 mencapai hampir 5.400 orang dan wisatawan Indonesia ke Iran mencapai sekitar 3.500 orang.

Rencananya, hasil pembahasan kedua pemimpin ini akan ditindaklanjuti oleh pertemuan kedua menteri luar negeri di New York, ketika menghadiri Sidang Umum PBB.  Dalam kesempatan itu juga, Presiden Rouhani sekali lagi menyampaikan undangan kepada Presiden Indonesia Joko Widodo untuk melakukan kunjungan ke Iran. []

[Baca – Menag: Bangsa Indonesia Sangat Religius, dan Menjunjung Persatuan]

 

YS/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *