Satu Islam Untuk Semua

Friday, 13 May 2016

WAWANCARA–Menlu Arab Saudi: Bola di Tangan Bashar Assad


wawancara-menlu-arab-saudi-bashar-assad-akan-lengser

IslamIndonesia.id – Menlu Arab Saudi: ‘Assad akan Lengser’

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir mengatakan Presiden Suriah, Bashar Assad akan lengser, baik melalui proses politik ataupun melalui serangan militer. Pernyataan Adel disampaikan kepada France 24 dalam wawancaranya dengan Marc Perelman (10/5).

Dalam wawancara tersebut, Adel juga menegaskan bahwa gencatan senjata di Suriah tengah berjalan dengan baik dan akses bantuan kemanusiaan juga semakin membaik beberapa hari terakhir. Meski demikian, Menlu Adel mengulang-ulang pernyataan bahwa Bashar Assad harus meninggalkan kekuasaannya.

“Krisis Suriah akan berakhir dan seiring lengsernya Bashar Assad. Krisis akan berakhir dalam sebuah negara yang bersatu ketika pemerintah dan masyarakat sipil memiliki persamaan. Boleh jadi hal itu akan terjadi dalam enam bulan, tiga bulan, atau bahkan tiga tahun,” katanya.

“Pilihan ada di tangan Bashar Assad. Dia akan lengser entah melalui proses politik atau pun dengan serangan militer.”

Adel juga menambahkan bahwa Arab Saudi akan terus menekannya dengan memberikan bantuan militer kepada oposisi. “Kita sudah semestinya lebih banyak lagi menyuplai senjata untuk pihak oposisi, bahkan senjata mematikan termasuk penangkal misil udara dan anti-tank supercanggih. Dengan begitu kita dapat mengubah peta kekuatan di lapangan,” jelasnya.

Jika Amerika Serikat mengirimkan pasukan darat ke Suriah untuk melawan ISIS, maka Arab Saudi telah bersiap mengirimkan pasukan khusus mendampingi pasukan Amerika Serikat tersebut. Namun kami tidak akan mengirim pasukan secara sepihak.

Dalam mengomentari krisis di negaranya, Adel Al-Jubeir menyatakan optimis akan adanya perundingan damai dengan Yaman. “Saat ini kami inginkan Yaman melangkah ke arah perdamaian dan pembangunan kembali,” tukasnya.

Terkait Iran, dia menyatakan dirinya tidak melihat adanya perubahan sikap negara tetangganya itu semenjak kesepakatan nuklir seraya menuding Tehran tengah menabur kekacauan di kawasan. “Kami melihat Iran di Libanon, Suriah, Irak, Kuwait, Bahrain, Yaman, dan di Arab Saudi!” katanya.

“Iran adalah sebuah ancaman bagi setiap orang. Mereka harus berubah jika mereka ingin menjadi tetangga yang baik.”

Sebagai penutup, Adel Al-Jubeir menekankan bahwa Arab Saudi tidak memiliki kerjasama apa pun dengan Israel dalam hal Iran.

 

Tom/IslamIndonesia/Sumber: France24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *