Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 17 November 2015

KISAH – Konspirasi Pembunuhan Ibu Nabi Muhammad


9201315193454

Adalah Zarqa Yamamah yang termasuk mengetahui janin dalam kandungan Sayyidah Aminah akan membawa petaka bagi para penyihir dan tukang ramal. Semenjak itu, Zarqa, salah satu tukang sihir dari Yamamah, senantiasa dihantui kegelisahan. Sathih, tukang ramal dari suku Ghassah pun mengalami seperti apa yang dialami Zarqa. Akhirnya, keduanya bekerjasama untuk menggunakan segala daya yang mereka miliki agar ‘cahaya’ yang akan lahir itu padam.

Usaha keduanya memberi harapan. Wanita tukang sisir Aminah, Takna, dikenal oleh Zarqa. Dibuatlah pertemuan rahasia antara Zarqa dan Takna. Ketika waktu pertemua itu tiba, Takna datang dengan wajah murung. Karena penasaran, Zarqa bertanya, “Mengapa Anda tampak murung?”

Takna menceritakan isi hatinya yang sangat khawatir dengan bayi Aminah yang akan lahir. Kelahirannya, kata Takna, akan menghancurkan patung berhala dengan berkeping-keping. Merasa orang yang ditemuinya memiliki kegelisahan yang sama, Zarqa langsung menunjukkan Takna sebuah kantung yang penuh dengan kepingan emas.

“Semua kepingan emas ini akan menjadi milikmu jika Anda melaksanakan rencanaku,” kata Zarqa

“Apa rencana Anda?” Takna penasaran.

Zarqa lalu menggambarkan strategi agar Aminah gagal melahirkan anaknya. Ketika menyisir rambut Aminah, kata Zarqa, Takna menikam pinggang Aminah dari belakang dengan belati yang telah dilumuri racun. Bagi Zarqa, janin itu tidak akan lagi hidup dengan kematian Aminah. Agar tugas Takna lancar, para wanita Bani Hasyim akan diundang oleh Zarqa makan malam. Dengan demikian, rencana pembunuhan akan leluasa dilaksanakan.

Walhasil Takna menerima tawaran Zarqa. Ketika malam yang ditentukan tiba, sebagaimana biasa, Takna menyisir rambut Aminah yang sedang hamil. Ketika belati Takna akan dihunjamkan ke pinggang Aminah, seolah ada kekuatan gaib yang mendorong, hingga Takna terjatuh dan mengakibatkan matanya buta. Aminah terkejut dan berteriak minta tolong. Para wanita Bani Hasyim berdatangan mengelilingi Takna yang masih tergeletak dengan belatinya. Setelah Aminah menceritakan apa yang terjadi, mereka bertanya pada Takna, “Mengapa engkau ingin melakukan tindakan yang keji ini?”

“Saya hanya menjalankan perintah Zarqa. Tangkap dia!” katanya dengan merintih dan penuh penyesalan.

Mengetahui bahaya semakin mendekat, Zarqa segara mencari jalan untuk mengeluarkan dirinya dari Makkah ke tanah kelahirannya, Yamamah. Tidak lama kemudian, Takna meninggal dunia dan rencana pembunuhan Aminah serta janinnya pun gagal. Kelak, anak Aminah yang dinamakan Muhammad itu menerima mandat Ilahi sebagai penutup para nabi dan membawa perubahan besar dalam sejarah manusia dengan ajaran Islam yang “rahmat bagi seluruh semesta”

 

 

Edy/ 50kt/ Islam Indonesia

 

One response to “KISAH – Konspirasi Pembunuhan Ibu Nabi Muhammad”

  1. Diding Zainal says:

    kisah ini yg baru pertama saya dapatkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *