Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 21 January 2016

KISAH – Ciri Seorang Arif


ca493b7be472fd4fd113843495599643

Seorang pria asal Mesir, Dzun Nun Mishri, pernah menceritakan pengalamannya ketika merantau. Di suatu kota, pria yang kelak dikenal sebagai sufi ini melihat sebuah istana indah dengan air sungai mengalir di bawahnya. Dzun mendekati bibir sungai itu dan berwudhu.

Setelah berwudhu, Dzun Nun sekali lagi memperhatikan keindahan arsitektur istana yang berdiri kokoh di depannya. Ketika matanya sibuk menyaksikan sudut-sudut keindahan istana itu, pandangan Dzun Nun terhenti pada sosok wanita yang berparas indah. Ternyata, wanita yang berdiri di serambi atas Istana itu telah memperhatikan Dzun Nun sejak ia datang mendekati sungai.

Setelah memandang wanita cantik itu, Dzun Nun berusaha masuk ke istana untuk sekedar menemuinya. Ketika pria yang bernama asli Abul Faidh Nun Tsauban bin Ibrahim itu berhasil menemuinya, wanita itu berkata, “ketika aku melihatmu dari kejauhan, kukira engkau orang gila. Saat aku melihatmu berwudhu, kukira engkau orang alim. Sewaktu engkau datang mendekatiku, aku pikir engkau seorang arif.”

Dzun Nun diam seribu bahasa, lalu wanita itu melanjutkan, “sekarang aku baru tahu bahwa engkau tidak gila, tidak alim dan tidak juga seorang yang arif. Jika engkau gila, tentu tidak berwudhu seperti yang aku saksikan. Jika engkau alim, tentu tidak akan mendekati wanita yang bukan muhrim. Jika engkau arif, maka engkau tidak akan memandang selain Allah.”

 

Edy/ HK/ Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *