Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 21 April 2018

Kartini, Muslimah yang Teguh Iman dan Rajin Mengaji


Kartini yang Teguh Iman dan Rajin Mengaji

islamindonesia.id – Kartini, Muslimah yang Teguh Iman dan Rajin Mengaji

 

Hari ini, 21 April, diperingati bangsa Indonesia sebagai Hari Kartini. Beragam cara dilakukan untuk mengenang tokoh yang pada dirinya melekat predikat sebagai tokoh emansipasi wanita itu, di antaranya seremonial lomba busana adat Jawa, baik yang digelar di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, maupun di kantor-kantor swasta dan instansi pemerintah.

Namun bukan soal acara seremonial itu yang akan kita bahas kali ini. Melainkan sebuah fakta yang tak banyak diketahui khalayak, bahwa Raden Ayu Kartini atau yang lebih akrab disapa Raden Ajeng Kartini tersebut ternyata juga seorang Muslimah yang rajin dan pandai mengaji, wanita yang kuat memegang ajaran agamanya, serta teguh menjaga imannya.

Setidaknya hal itulah yang diungkap dalam video yang diunggah laman Facebook NU Online, pada Sabtu (21/4/2018) siang ini.

Dalam video berjudul Kartini pun Mengaji itu, narator dalam video yang tak lain adalah Wakil Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Achmad Chalwani mengungkapkan betapa kuatnya Kartini dalam memegang teguh Islam dan imannya. Meskipun berulangkali banyak temannya dari luar negeri yang biasa berkirim surat kepadanya, meminta agar Kartini pindah agama saja.

“Kartini, kamu anak cerdas. Kamu anak pandai. Kamu sebaiknya pindah agama saja, ikuti agama saya. Kamu sebetulnya tidak layak sebagai orang Islam,” kata Kiai Chalwani menirukan surat teman Kartini.

“Apa kata Kartini? Saya tidak mungkin pindah agama. Agama saya adalah agama tauhid, agama Islam,” lanjut Kiai Chalwani.

Sayangnya, kata Kiai Chalwani, sejarah ini tidak pernah diterangkan di sekolah-sekolah dan selama ini kerap luput dari perhatian sebagian besar masyarakat Muslim di Tanah Air.

Sebelumnya dalam video produksi NU Online tersebut, Kiai Chalwani mengawali cerita tentang Kartini dengan narasi berikut.

“Di Jepara, ada anak perempuan mengaji Al-Quran. Dia menjadi Pendekar Bangsa.”

Kartini juga merupakan cucu dari seorang tokoh bernama Kiai Madirono.

“Rama Kiai Madirono punya istri bernama Bu Aminah. (Bu Aminah) punya anak perempuan bernama Bu ‘Asyiroh. (Bu ‘Asyiroh) dinikahi Bupati Jepara, punya anak perempuan bernama Kartini,” kata Kiai Chalwani.

Kartini disebutkan sebagai perempuan cerdas yang juga rajin mengaji Al-Quran. “Siapa yang mengajari Kartini? KH Sholeh Darat, Semarang,” tutur Kiai Chalwani.

Ingin tahu kisah selengkapnya? Silakan tonton videonya di link berikut ini: Kartini pun Mengaji

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *