Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 10 January 2018

Bukti Islam Pernah Berjaya di Myanmar


Bukti Islam Pernah Berjaya di Myanmar

islamindonesia.id – Bukti Islam Pernah Berjaya di Myanmar

 

Azan Ashar dari Masjid Jami Bengali berkumandang merdu di tengah Kota Yangon, Myanmar. Letaknya tepat di depan Sule Pagoda. Tempat ibadah penting dan bersejarah bagi umat Budha Myanmar.

Masjid Jami Bengali megah dengan menara tinggi yang dilapisi keramik putih. Puluhan jemaah mengambil air wudhu dan duduk menanti iqamat. Wajah-wajah yang hadir tak cuma warga Bengali, salah satu etnis Indo-Aria. Tapi juga etnis China, Burma dan Melayu.

“Ini masjid untuk semua, tak cuma orang Bengali,” kata Muhammad Ibrahim, muazin masjid itu.

Pria ini berusia 70 tahun dan sudah menjadi muazin selama 25 tahun di sana. Bahasa Inggrisnya fasih.

“Masjid ini tua, sudah berusia lebih dari 100 tahun. Memang didirikan dulu oleh keturunan Bengali,” kata Ibrahim.

Islam di Myanmar punya sejarah panjang. Para pedagang dari Arab dan Persia mengenalkan Islam sejak tahun 652M di delta sungai Irawady. Sejak saat itu Islam tumbuh dan berkembang di negara yang dulu bernama Burma ini.

Dulu tak pernah ada masalah. Islam diterima dengan baik di sana selama beratus-ratus tahun. Raja-raja Myanmar mengizinkan orang Islam mendirikan masjid dan menjalankan ajaran agama mereka. Orang-orang Muslim kebanyakan menjadi pedagang, nelayan, dan tentara.

Jumlah orang Islam di Myanmar bertambah pesat saat pendudukan Inggris tahun 1824-1984. Banyak orang dari India dan Bengali yang sekarang menjadi Bangladesh, pindah ke Myanmar.

Dibanding warga lokal Budha, warga keturunan Bengali ini lebih disukai Inggris untuk menjadi pegawai kolonial. Banyak di antara mereka juga menduduki posisi penting sebagai administrator di pelabuhan, tabib dan saudagar. Secara ekonomi, komunitas Muslim memiliki ekonomi yang mapan.

Kawasan pusat kota lama Yangon berada di sekitar Jalan Sule Pagoda. Sangat strategis karena merupakan pusat kota dan pelabuhan. Di sana komunitas Muslim tumbuh dan berkembang ratusan tahun. Mereka pernah jadi mayoritas di kawasan elite ini.

Hampir di setiap blok berdiri sebuah masjid yang cukup megah. Kawasan ini jadi pusat kota dan ekonomi sampai sekarang. Namun kini pemerintah Myanmar membangun kawasan elit baru di sekitar Danau Inya menggandeng investor dari China dan Korea Selatan.

Kehidupan beragama di Myanmar sebenarnya tampak harmonis. Tak cuma Budha dan Islam. Di sebelah masjid, tepat di depan balaikota Yangon berdiri sebuah Katedral. Bahkan ada pula Sinagog, tempat ibadah kaum Yahudi.

Di Kota Yangon kehidupan beragama berjalan beriringan. Biksu Budha, wanita Muslim dengan cadarnya lalu lalang di trotoar kawasan Sule Pagoda yang ramai. Azan pun dikumandangkan dengan pengeras suara sehingga terdengar jelas.

Tak sulit menemukan penjual makanan halal. Bahkan sebuah kafe yang kelihatan paling mentereng di sini ternyata menyajikan makanan halal di seluruh menunya.

“Islam hidup damai di Yangon sini. Bersama Umat Budha dan yang lainnya,” kata Ibrahim.

Tapi saat disinggung soal Rakhine, wajah Ibrahim berubah serius. Dia menggelengkan kepalanya.

“Sudah aman, tak ada konflik di sana,” elaknya.

Senada dengan Ibrahim, Yunus, seorang penganut Muslim di Yangon juga tak mau mengomentari konflik di Rakhine.

“Tidak seperti itu (berita di media massa),” singkatnya.

Hidup berpuluh tahun dalam cengkeraman junta militer membuat mereka hati-hati berbicara soal isu sensitif Rohingya.

Meski sekarang secara de facto Partai Aung San Suu Kyi Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangkan Pemilu, namun Junta Militer masih sangat berkuasa. Masyarakat Muslim di Yangon secara umum tak mau terlibat dengan apa yang terjadi di Rakhine.

Sementara masyarakat Myanmar yang beragama Budha umumnya mendukung sikap pemerintah soal Rohingya. Mereka meyakini operasi militer di Rakhine State bertujuan untuk memerangi para teroris. Seperti apa yang ditulis media lokal di sana.

Tak heran bila poster Biksu Wirathu, pemimpin kelompok garis keras 969 yang anti-Islam juga terlihat terpampang di beberapa sudut kota Myanmar.

Mereka juga meyakini warga keturunan Bengali yang tinggal di Rakhine adalah pendatang ilegal yang tiba saat masa kolonial Inggris. Karena itu istilah Rohingya tak digunakan di Myanmar. Yang dipakai adalah ‘Orang Bengali’, atau ‘Orang Muslim’.

Etnis yang sebenarnya sama dengan para saudagar yang dulu membangun masjid dan komunitas Muslim di Yangon ratusan tahun lalu.

Tak cuma di Yangon yang pernah jadi Ibu Kota Myanmar, Islam pun punya sejarah panjang di Rakhine yang dulu dikenal sebagai Arakan.

Saat itu penguasa Arakan diserang kerajaan Ava. Raja Narameikhla lari ke Kesultanan Bengal untuk mencari suaka tahun 1404. Dia hidup dalam perlindungan Sultan Bengal selama 24 tahun.

Tahun 1430, Raja Narameikhla yang didukung tentara Kesultanan Bengal berhasil merebut kembali negaranya. Dia kembali bertahta di sana. Raja juga mengizinkan tentara Islam itu menetap di Arakan. Mereka kemudian membangun pemukiman dan masjid di sana.

Kerajaan Arakan pun menjadi bagian dari Kesultanan Bengal. Mereka menggunakan mata uang Dirham milik kesultanan. Bahkan raja-rajanya pun mendapat gelar Sultan, meskipun mereka beragama Budha. Gaya pakaian mereka pun mengikuti dinasti Mughal, seperti yang dipakai orang Bengali.

Kerajaan Arakan bertahan 300 tahun lebih sebelum ditaklukkan Dinasti Konbaung dari Burma. Raja-raja dinasti ini terkesan dengan keberanian dan kemampuan pasukan Islam. Mereka merekrut kembali pasukan kerajaan Arakan yang mereka taklukkan. Sampai kebanyakan pengawal pribadi raja adalah orang-orang yang beragama Islam. Bahkan ada juga pengadilan dan hukum negara yang memutuskan bagaimana jika orang Islam dan orang Budha bersengketa.

 

EH / Islam Indonesia

0 responses to “Bukti Islam Pernah Berjaya di Myanmar”

  1. Har Mikel says:

    Ijin share 3 link ini gan
    Kritikku sendiri terhadap agama untuk mencegah terorisme (baru dari saya)
    Ada tambahan keduabelas, B isi paragraph 2, 27, D. CATATAN, 21
    1. tentang mereka orang yang rela dan berani disiksa sampai mati pada masing-masing agama… paragraf 1a dan 1b
    2. tuhan menganiaya dan tidak suci karena potensi kejahatan yang dibuatnya… paragraf 2
    3. tidak adil antara muslim sejak lahir, kafir sejak lahir dan muhammad… paragraf 5
    4. langit 7 lapis dan lainya hanya sangat kecil dibanding seluruh alam semesta dan bisa hanya penyesatan setan setelah setan tahu beberapa, tapi hanya pada hal kepercayaan… paragraf 11
    5. pertanyaan sama pada bibel dan quran, kenapa bibel seperti tidak dijaga (dalam ajaran islam), dll. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tuhan ceroboh … paragraf 11
    6. jika normal, fungsi diri baik, dan cobaan tidak pernah terlalu berat maka tidak ada manusia yang gagal … paragraf 18-20
    7. tuhan dapat menyelesaikannya dengan lebih baik. manusia bukan pemimpin di bumi … paragraf 21
    8. arti aniaya … paragraf 23
    9. tuhan juga punya andil dalam kejahatan dan penganiayaan karena dialah pencipta segala yang ada termasuk potensi … paragraf 26
    10. jikaada yang ingin mengkritik tulisanku ini dengan menihilkan segala sesuatu … paragraf 27
    http://wrotefromrdjorharmikel.blogspot.co.id/2017/07/kritik-agama-tuhan-tidak-maha-suci-dan.html
    Alam semesta itu tetap tidak meluas. Tidak dapat kembali ke masa lalu sekalipun tuhan, tuhan tidak maha kuasa
    Daftar isi
    1. Alam semesta itu tetap, tidak meluas … par 1
    2. Tidak dapat kembali ke masa lalu sekalipun tuhan, tuhan tidak maha kuasa … par 2
    http://wrotefromrdjorharmikel.blogspot.co.id/2017/08/alam-semesta-itu-tetap-tidak-meluas.html
    Kritik Maha, Maha Esa, Maha Mengetahui, Maha Awal, Maha Akhir Dll
    Daftar Isi
    1. Tuhan bergantung pada kemampuannya sama seperti makhluk … par 1
    2. Tuhan tidak maha esa karena proses belajar … par 2
    3. Ada yang menyerupai tuhan dan tuhan tidak maha awal dan maha akhir karena periode primer … par 3
    4. Tuhan tidak maha mengetahui dan dapat diragukan maha esanya karena alam semesta tidak terhingga … par 4
    5. Tuhan tidak maha esa karena ruang … par 5
    http://wrotefromrdjorharmikel.blogspot.co.id/2017/08/kritik-maha-maha-esa-maha-mengetahui.html

    ijin share lagi 2 link ini gan
    Tuhan Melakukan Kesia-siaan
    Daftar Isi
    1. Kesia-siaan malaikat … Par 1
    2. Kesia-siaan manusia … Par 2
    3. Kesia-siaan iblis … Par 3
    4. Kesia-siaan alam semesta … Par 4
    5. Kesia-siaan doa … Par 5
    6. Referensi
    http://wrotefromrdjorharmikel.blogspot.co.id/2017/10/god-did-useless-tuhan-melakukan-sia-sia.html
    Jangan Hilangkan Hak Orang Kafir untuk Bertaubat dengan Terorisme. Tuhan yang Adil Takkan Menghukum seseorang atas Kesalahan yang Tidak Diperbuatnya. Hanya Tidak Percaya Tidak Pantas Dihukum Berikut Alasannya. Dll

    Daftar Isi
    1. Jangan hilangkan hak orang kafir untuk bertaubat dengan terorisme. Tuhan yang adil takkan menghukum seseorang atas kesalahan yang tidak diperbuatnya … par 1
    2. Alasan terorisme menurutku … par 2
    3. Hanya tidak percaya tidak pantas dihukum salah satu alasannya karena bukan kejahatan dan alasan lainnya … par 3
    4. Belum jelas bukti kenapa solat diwajibkan … par 4
    5. Jika tuhan tidak butuh manusia, dan Dia maha kuasa, maka manusia hanya perlu bersantai sepanjang hidup … par 5

    http://wrotefromrdjorharmikel.blogspot.co.id/2018/03/dont-erase-unbeliever-right-to-repent.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *