Satu Islam Untuk Semua

Monday, 17 October 2016

Ramalan Akhir Zaman (3), Syekh Siti Jenar: ‘Pembela Agama’ Palsu


walilluyah_syekh_siti_jenar_by_marshallamazonika

Islamindonesia.id – Ramalan Akhir Zaman (3), Syekh Siti Jenar: ‘Pembela Agama’ Palsu

Syekh Siti Jenar dikenal luas di kalangan ahli suluk sebagai wali yang unik dan nyentrik. Banyak tudingan miring yang dilontarkan orang untuk mendiskriditkan ajaran Syekh ini. Tidak tanggung-tanggung, sebagian telah menudingnya sebagai sesat, kafir bahkan musyrik.

Namun, sejumlah kajian ilmiah tentang sosok ini menunjukkan kesalahan tudingan-tudingan itu. Di antara sarjana yang belakangan banyak menyelami sosok misterius ini tak lain adalah Agus Sunyoto.

Dalam salah satu bagian bukunya ihwal Syekh Siti Jenar, Agus menukil cukup panjang tentang munculnya orang-orang yang membela agama dan prajurit tuhan yang palsu. Mereka hanya mengaku-aku membela agama dan Tuhan tetapi dalam kenyataannya hanya membela kepentingan pribadi dan mengumbar ambisinya sendiri, katanya.

Berikut adalah bagian dari kutipan tersebut:

“Keislaman memang harus dipermaklumkan sebagai kesaksian iman. Tetapi permakluman yang berlebihan justru terlarang, terutama permakluman secara sepihak oleh diri sendiri yang mengaku-aku sebagai pahlawan pembela agama, prajurit tuhan, atau bahkan perwujudan tuhan di dunia. Mereka yang mengaku-aku dan gembar-gembor itu sejatinya telah mendangkalkan makna al-Islam. Dengan lambang-lambang palsu keislaman, mereka menepuk dada dan memamerkan kesombongan dengan mengangkat diri sendiri sebagai prajurit-prajurit Allah. Padahal, sejatinya, bala tentara Allah tersebar di langit dan di bumi tanpa diketahui jumlah pastinya.”

Kemudian Syekh Siti Jenar mengutip tiga ayat sebagai bukti. Allah berfirman: (QS Al-Fath: 4 dan 7) dan (QS Al-Mudatsir: 31).

Lalu dia melanjutkan: “Prajurit-prajurit Allah menjalankan tugas secara rahasia dengan cara setia dan penuh kepatuhan. Mereka itu bisa berupa malaikat, rijal al-ghaib (makhluk-makhluk gaib), auliya Allah, angin topan, halilintar bahkan binatang. Dan tidak ada satu pun di antara mereka itu yang menepuk dada untuk mempermaklumkan diri sebagai prajurit Allah. Merekalah prajurit-prajurit sejati Allah yang bertugas menjaga Islam.”

AJ / IslamIndonesia / Sumber: Suluk Malang Sangsang, Konflik dan Penyimpangan Ajaran: Syaikh Siti Jenar karya Agus Sunyoto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *