Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 16 October 2016

Ramalan Akhir Zaman (1), KH. Zainuddin MZ : Kelak Kalian Mayoritas tapi Seperti Buih di Lautan


slide1-2

islamindonesia.id – Kutip ‘Ramalan’ Nabi, KH. Zainuddin MZ: Kelak Kalian Mayoritas tapi Seperti Buih di Lautan

Dai kondang almarhum KH. Zainuddin MZ semasa hidupnya pernah mengutip ‘ramalan’ Rasulullah Saw soal kondisi umatnya kelak. Suatu hari, kata Zainuddin MZ, Rasulullah Saw memberi peringatan ketika berkumpul dengan para sahabatnya.

“Pada suatu saat nanti akan datang di tengah-tengah kamu wahai Umat Islam dimana orang-orang lain di sekeliling kamu akan bersatu mengerubungi kalian seperti bersatunya orang-orang mengerubungi makanan di atas meja hidangan. Akan datang suatu saat nanti, dimana kondisimu dikepung demikian rupa. Yang barat mau menerkam, yang timur mau menghantam yang selatan mau menginjak-injak, yang utarapun menjajahi. Kondisimu seperti makanan di atas meja hidangan,” kata muballigh Islam kelahiran Jakarta ini.

Sebagian sahabat merasa heran dan terkejut, lalu mereka bertanya, “Apakah jumlah kami waktu itu sedikit ya Rasulullah?”

“Sama sekali tidak, kalian tidak sedikit pada saat itu, bahkan jumlahmu sangat banyak. Kalian adalah mayoritas tapi bagaikan buih di lautan,” jawab Nabi.

Kondisi umat waktu itu, lanjut Zainuddin MZ, banyak tapi tidak punya daya kekuatan. Banyak tapi dipermainkan gelombang lautan, dihempaskan di ketepian pantai tanpa punya makna dan arti. Kondisi  umat saat itu, kuantitas yang tanpa kualitas.

Pada saat, penyakit “wahn” menjangkiti umat yang mayoritas itu. Kepada Nabi, sahabat kemudian bertanya, “Apakah penyakit “wahn” itu?”

“Penyakit “wahn” itu tidak lain, terlalu cinta kepada dunia, dan terlalu takut pada mati,” jawab Nabi.

[Baca – Masih Soal Al Maidah 51, Cak Nun: Keponakan Iblis pun Bisa Jadi Gubernur]

Orang-orang seperti kata Zainuddin MZ, tergolong materialistis dan takut resiko. Dua penyakit ini yang menyebabkan, walaupun umat ini  golongan terbesar secara kuantitas, tapi nasibnya seperti makanan di atas meja. Dari segala penjuru mau menghantam umat Islam dengan peradaban dan budaya yang merusak hingga nilai-nilai keislaman terlepas.

Karena itu, kelompok yang berkepentingan menghancurkan Islam enak saja mengepung untuk mendangkal nilai-nilai keislaman dengan peradaban dan kebudayaan yang menjauhkan dari agama.

“Seluruhnya mengepung, sampai kita melepaskan nilai-nilai keislaman.”

Dan celakanya, masih sabda Nabi, akan dicabut kehebatan umat Islam di mata musuh-musuhnya. Di antaranya kata  kyai Zainuddin, saat itu kelompok yang ingin merusak dan memecah belah umat ini memandang umat Islam enteng, remeh, tidak ada apa-apanya.

“Sudah lah pokoknya umat Islam sikat saja. Umat Islam kecil, enteng dan tidak ada apa-apanya,” katanya sembari mengungkapkan rasa malu dengan kondisi umat yang diramalkan Nabi itu.[]

 

[Baca : OPINI – Benarkah Muslim Mayoritas di Indonesia?]

 

Berikut rekaman ceramah KH. Zainuddin MZ selengkapnya:

YS/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *