Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 13 June 2015

KISAH – Jangan Remehkan Sedekahmu


preview

Suatu hari, anak seorang pedagang asongan yang menjajakan dagangannya dari rumah ke rumah mendapati di kantongnya hanya tersisa beberapa sen. Dan dia sangat lapar.

Tanpa pikir panjang anak ini memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikut yang akan disinggahinya. Tapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan. Dia hanya meminta segelas air.

Tapi wanita muda pemilik rumah  berpikir lain: anak lelaki ini pastilah sedang kelaparan. Dia lalu masuk sejenak dan kembali dengan segelas susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat.

Kemudian, dia bertanya, “Berapa aku harus membayar untuk segelas susu ini?” Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu bayar apa pun. Ibu kami mengajarkan tidak menerima bayaran untuk kebaikan,” kata wanita itu.

Kemudian, anak lelaki itu menghabiskan susunya dan berkata, “Dari lubuk hatiku yang terdalam, aku mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Anda.”

Sekian tahun kemudian, wanita itu terserang sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup lagi menanganinya.

Akhirnya, mereka mengirim wanita muda itu ke kota besar tempat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langkanya itu.

Dr. Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Saat dia mendengar kota asal pasien wanita tersebut, seberkas pancaran aneh terbersit di matanya. Dia segera bangkit dan bergegas turun melalui balai utama rumah sakit menuju kamar si pasien.

Dengan berpakaian jubah kedokteran, dia menemui si wanita itu. Dia langsung mengenali wajah wanita itu dengan sekali pandang. Kemudian, dia kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu.

Mulai hari itu, dia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.

Setelah perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh! Kemudian, Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan wanita itu kepadanya. Dia melihatnya dan menuliskan sesuatu pada pojok lembar tagihan, lalu mengirimkannya ke kamar pasien.

Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut. Dia sangat yakin bahwa dia tak akan mampu membayarnya, walaupun harus dicicil seumur hidupnya.

Namun mau tak mau, dengan berat hati, wanita itu akhirnya memberanikan diri membaca lembaran kertas di tangannya. Ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Dia membaca tulisan yang berbunyi… “Telah dibayar lunas dengan segelas susu!” Tertanda, Dr. Howard Kelly.

Air mata kebahagiaan membanjiri mata wanita itu. Dia pun berdoa, “Terima kasih, Tuhan… bahwa cinta-Mu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.”

Percayalah, sedekah dan kebaikan sekecil apapun dapat menyelesaikan masalah kita suatu saat kelak.

MH/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *