Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 04 November 2018

Berkunjung ke Percetakan Al-Quran Terbesar di Dunia


Berkunjung ke Percetakan Al-Quran Terbesar di Dunia

islamindonesia.id – Berkunjung ke Percetakan Al-Quran Terbesar di Dunia

 

Anda yang melakukan perjalanan ke kota suci Madinah Al-Munawarrah, jangan lupa untuk singgah di percetakan Al-Quran terbesar yang bernama Mujamma Malik Fahd Li Thiba’at Al Mush Haf Asysyarif (Kompleks Percetakan Al-Quran Kepunyaan Raja Fahd).

Pabrik Quran ini disebut-sebut sebagai percetakan Quran terbesar di dunia. Kebanyakan jemaah haji yang datang ke Arab Saudi dari berbagai negara pasti menyempatkan diri untuk mampir ke tempat ini.

Dari luar, gedung percetakan tampak begitu megah. Tempat ini juga tampak bersih dan asri dengan halaman penuh berbagai tanaman dan bunga-bungaan. Pabrik Quran ini boleh dikunjungi masyarakat umum. Mereka yang datang akan mendapat penjelasan dari pihak pengelola.

Namun jangan kecewa, karena hanya kaum pria yang diizinkan masuk ke dalam pabrik. Sementara pengunjung wanita hanya diperbolehkan masuk sampai ke ruang pemasarannya.

Untuk diketahui, pabrik ini didirikan pada tahun 1982 dan mulai memproduksi Al-Quran sejak tahun 1984. Hingga saat ini, produksinya dengan berbagai ukuran bisa melebihi angka 12 juta eksemplar per tahun.

Pabrik megah itu berdiri di area seluas 1.250 meter persegi di ujung jalan arah barat Kota Madinah menuju Kota Tabuk. Selain pabrik, di kompleks percetakan itu juga terdapat gudang, masjid, toko pemasaran, asrama karyawan, klinik, dan perpustakaan.

Hingga kini, percetakan tersebut tidak hanya mencetak Al-Quran dalam bahasa aslinya, Arab, tetapi juga dalam berbagai bahasa terjemahan. Setidaknya sampai saat ini sudah diterbitkan Al-Quran dan terjemahannya dalam 50 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Menariknya, Al-Quran yang diproduksi tempat itu dibagi-bagikan secara gratis ke seluruh dunia, di antaranya melalui masjid-masjid. Para jamaah haji dari seluruh dunia juga bisa mendapatkan Quran produksi pabrik Madinah secara gratis pada saat menaiki pesawat terbang sewaktu kembali ke negara masing-masing pasca melakukan ibadah haji.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *