Satu Islam Untuk Semua

Monday, 11 July 2022

Seberapa Amankah Makan Olahan Daging Kurban di Tengah Merebaknya Wabah PMK?


islamindonesia.id – Pada saat Iduladha, kaum Muslimin di seluruh dunia lazim melakukan prosesi pemotongan hewan kurban.

Pada momen hari raya inilah biasanya mereka bersukacita menikmati aneka olahan daging kurban yang lezat menggugah selera. Bahkan hingga 2-3 hari berikutnya, setelah hari-H. Karena daging kurban yang didapat, sering kali memang tidak langsung habis dikonsumsi dalam satu hari saja.

Lalu bagaimana halnya dengan kaum Muslimin di Indonesia yang pada tahun ini tengah menghadapi merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di mana-mana?

Tepatkah mereka merasa ragu dan khawatir untuk mengonsumsi olahan daging kurban karena dibayangi ketakutan, jangan-jangan akan terkena dampak buruknya?

Untuk mengetahui dan memastikan apakah aman bagi kita untuk mengonsumsi olahan daging kurban di masa merebaknya wabah PMK ini, berikut penjelasan dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban yang disampaikan lewat akun Twitter-nya @ProfesorZubairi, pada Minggu (10/7/2022) kemarin.

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa daerah Indonesia memicu kekhawatiran. Bahkan hewan kurban harus memiliki surat keterangan sehat dan bebas dari PMK. Apakah aman makan sate atau steak kala penyakit ini merebak?

Saya coba jelaskan:

Apakah PMK sama dengan HFMD?

Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) sama sekali berbeda dengan Foot and Mouth Disease (FMD) atau PMK. Kalau PMK itu penyakit pada hewan sapi, babi, kambing, sementara HFMD adalah penyakit menular antarmanusia. Bukan penyakit binatang.

Ada hubungan antara penyakit menular HFMD dan FMD (PMK)?

HMFD memang amat menular. Tapi tidak ada hubungannya dengan PMK.

Apakah bisa PMK pada ternak menular kepada manusia?

Kemungkinan dan risikonya amat-amat rendah. Dokter hewan atau pengusaha ternak juga risikonya rendah banget untuk tertular.

Artinya hewan kurban juga aman dan tidak menular?

Sekali lagi, risikonya amat rendah. Bahkan pemerintah Inggris secara resmi menyatakan bahwa PMK atau FMD ini tidak memengaruhi manusia.

Makan sate atau steak dari hewan ternak seperti sapi dan kambing?

Monggo saja. Aman. Tidak ada larangan.

Kalau mengonsumsi susu hewan ternak?

Susu menjalani proses pasteurisasi di atas 70 derajat Celsius, sehingga aman.

Pesan saya di hari besar ini: hati-hati kolesterol naik. He-he.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah 🙏

EH/Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *