Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 16 September 2018

The Looming Tower, Film Terbaik 2018 tentang Al-Qaeda dan Serangan 9/11


looming tower

islamindonesia.id – The Looming Tower, Film Terbaik 2018 tentang Al-Qaeda dan Serangan 9/11

 

“Orang perlu memahami bahwa manusia adalah manusia. Bahwa kita memiliki banyak persamaan dan itu merusak jika hanya fokus pada perbedaan kita.” ~ Ali Selim

­–O–

Pada tahun 2006 Lawrence Wright melalui bukunya yang berjudul The Looming Tower: Al-Qaeda and the Road to 9/11 memenangkan Pulitzer dalam kategori umum-nonfiksi.

Buku itu ditulis dengan gaya sejarah naratif yang membahas berbagai peristiwa yang mengarah ke peristiwa 9/11. Isinya berupa sudut pandang yang belum pernah ada tentang orang-orang dan ide-ide, dan rencana teroris dan kegagalan intelijen Barat yang berpuncak pada serangan menara WTC.

Buku tersebut dibuat berdasarkan pada lima tahun penelitian dan ratusan wawancara yang dia lakukan di Mesir, Arab Saudi, Pakistan, Afghanistan, Sudan, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat (AS)

Ali Selim, seorang sutradara AS keturunan Jerman-Mesir, diinspirasikan oleh buku tersebut membuat rangkaian film seri yang berjudul The Looming Tower. Film tersebut meraih penghargaan sebagai film seri terbaik tahun 2018 versi Time.

Selain itu, walaupun tidak memenangkannya, namun The Looming Tower masuk ke dalam empat nominasi Primetime Emmy Awards 2018.

Ali tahu tentang buku itu pada tahun 2006, ketika salah satu babnya pertama kali diterbitkan di majalah New Yorker. Bab ini menceritakan kisah Sayyid Qutb – seorang tokoh dan pimpinan Ikhwanul Muslimin yang karyanya dianggap sangat berpengaruh pada al-Qaeda – tentang perjalanannya ke AS dan apa yang dia alami di sana sehingga membuatnya menentang Barat.

Setelah dibuat film seri, film tersebut mengarahkan fokusnya ke arah kebuntuan antara FBI dan CIA, yang mana dalam batasan tertentu mereka sebenarnya bertanggungjawab untuk mengizinkan terjadinya serangan.

Dan Futterman dan Lawrence Wright, yang merupakan salah satu produser utama dalam film ini, tidak menutup-nutupi bahwa AS dan Arab Saudi memiliki hubungan rahasia.

“Tidak ada satu pun di film itu yang bukan fakta yang tidak terbukti. CIA dan Saudi memiliki hubungan khusus. Keluarga Bush dan Saudi memiliki hubungan khusus, dan hubungan khusus itu jelas didasarkan pada perdagangan minyak,” kata Ali.

“Saudi memiliki perlakuan berbeda di dalam dan sekitar peristiwa 9/11. Tidak ada yang pernah mempertanyakan fakta bahwa orang-orang yang membajak pesawat itu adalah orang Saudi. Saya tidak pernah berpikir bahwa apa pun yang ada dalam film itu membuat Saudi terpisah dari fakta-fakta dasar ini.”

Ali Selim, sutradara film The Looming Tower. Photo: courtesy of Ali Selim

Ali Selim, sutradara film The Looming Tower. Photo: courtesy of Ali Selim

Satu-satunya adegan paling menggelitik, paling emosional dari film seri ini terjadi di akhir episode ketika anggota al-Qaeda Yaman dan mantan pengawal Osama Bin Laden, Nassr al-Bahro, juga dikenal sebagai Abu Jandal, diinterogasi di Sanaa sesaat setelah serangan 9/11. Ali Soufan, seorang agen FBI, mempertanyakan ayat al-Quran yang membenarkan serangan tersebut.

Pesan utama yang hendak disampaikan dalam adegan interogasi tersebut adalah, “bahwa Islam telah dibajak dan sepenuhnya disalahtafsirkan,” kata Ali.

“Saya pikir adegan ini harus menjadi tontonan yang diwajibkan dalam iklim politik yang gila ini, di mana kita hidup. Orang perlu memahami bahwa manusia adalah manusia. Bahwa kita memiliki banyak persamaan dan itu merusak jika hanya fokus pada perbedaan kita.”

Bersamaan dengan peringatan 9/11 yang ke-17, di dunia yang ideal, dialog antara Barat dan dunia Muslim seharusnya telah mencapai tahap yang cukup progresif. Tetapi dengan munculnya Donald Trump dan kelompok ekstrem kanan di Eropa, rasanya seolah-olah masyarakat global telah kembali ke titik awal.

“Semuanya didorong oleh rasa takut. Semuanya didorong oleh proteksionisme,” kata Ali. “Satu-satunya yang bisa menyelamatkan kita sekarang adalah jika kita semua berbicara satu sama lain. Kita atasi keluhan Muslim atau ketakutan Amerika. Saat ini, kita harus belajar untuk berbicara satu sama lain, atau kita semua akan berakhir dengan membunuh semua orang. Titik.”

Saat ini, film seri The Looming Tower dapat diakses di Hulu dan Amazon Prime.

 

PH/IslamIndonesia/Sumber: Middle East Eye

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *