Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 14 October 2018

KISAH NYATA – Cara ‘Lembut’ Menghukum Anak


KISAH NYATA – Cara ‘Lembut’ Menghukum Anak

islamindonesia.id – Cara ‘Lembut’ Menghukum Anak

 

Seorang anak berusia 9 tahun di Tiongkok harus bekerja memungut sampah daur ulang. Di usia yang belum menginjak 10 tahun, dia terpaksa bekerja demi bisa membayar utang sebesar 2 ribu yuan setara Rp 4,39 juta.

Bagaimana itu bisa terjadi? Ternyata ada kisah haru di baliknya.

Orang tua di Tiongkok menyuruh bocah kecil itu untuk memungut sampah. Sang anak harus membayar kembali uang yang dicuri dari dompet sang nenek.

Dilansir dari Next Shark, Minggu (14/10/2018), bocah ini bernama Hanghang. Anak lelaki ini mengambil uang diam-diam dari aplikasi dompet elektronik sang nenek, WeChat, untuk membayar layanan mobile game, Golden Week. Uang yang diambilnya mencapai 2 ribu yuan (Rp 4,39 juta).

Orang tua Hanghang langsung kesal ketika mengetahui perbuatan sang anak. Malah, mereka hendak memukulnya.

“Kami sangat marah, awalnya. Hampir saja memukulnya,” kata orang tua Hanghang.

Beruntung, kesadaran orang tua masih tersisa. Mereka tak memukulnya tapi memberikan hukuman. Sang anak harus mengembalikan uang yang diambil dari neneknya.

Hanghang dihukum mengumpulkan sampah daur ulang agar bisa membayar utang. Dia harus memungut sampah di lingkungan rumahnya di Chongqing, Tiongkok.

Tak jelas berapa banyak uang yang didapatkan Hanghang ketika “bekerja”. Yang jelas, dia memerlukan waktu setahun untuk membayar kembali utangnya.

“Kami ingin membuatnya sadar bahwa uang sangat berharga. Jadi, kami berpikir bagaimana caranya membuatnya bekerja dan menghasilkan 2 ribu yuan,” kata sang orang tua.

Warganet sosmed Tiongkok, Weibo, angkat topi dengan hukuman yang dikenakan orang tua kepada sang anak. Mereka menganggap cara yang dilakukan orang tua Hanghang sangat tepat.

“Pendidikan orang tua ini lebih baik daripada mereka yang mencari pengembalian uang dari perusahaan game. Ketika bisa melakukan sendiri, kamu harusnya belajar untuk bertanggung jawab. Anak ini akan terdidik dengan baik,” tulis @a_fat_ball.

“Bagi orang tuanya, cara ini sangat mendidik,” tulis @Squid_Mulberry.

“Cara yang baik untuk menghukum (anak),” tulis @Smy_Xiamu.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *