Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 23 December 2017

Ternyata Ini Mudharat Makan-Minum Sambil Berdiri


Ternyata Ini Mudharat Makan-Minum Sambil Berdiri

islamindonesia.id – Ternyata Ini Mudharat Makan-Minum Sambil Berdiri

 

Sejak kecil kita diajarkan untuk duduk saat makan dan minum. Namun, dalam penerapannya kadangkala sulit dilakukan, sehingga kebiasaan ini terbawa hingga dewasa. Dalam Islam, terdapat adab makan dan minum. Salah satunya, melarang makan dan minum sambil berdiri.

Ada beberapa dalil yang menerangkan tentang larangan ini lewat hadis Rasulullah SAW.

Dari Anas bin Malik ra, ia berkata, “Nabi SAW sungguh melarang dari minuim sambil berdir.” (HR. Muslim no. 2024).

Kemudian dari Anas ra pula, ia berkata, “Dari Nabi SAW, beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qatadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (kepada Anas), “Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?” Anas menjawab, “Itu lebih parah dan lebih jelek.” (HR. Muslim no. 2024).

Lantas, apa maksud Rasulullah SAW melarang manusia makan dan minum sambil berdiri? Sudah tentu bahwa di antara anjuran dan larangan yang disampaikan Rasulullah SAW terdapat maksud di dalamnya.

Berdasarkan fakta ilmiah dan ditinjau dari segi kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber, maka inilah di antara alasan mengapa dilarang makan dan minum sambil berdiri.

Tidak Optimal Menyegarkan Tubuh

Ketika minum sambil berdiri, air akan langsung mengalir ke tubuh bawah, sehingga tidak menyebar dan terserap oleh seluruh tubuh. Selain itu juga tidak sempat terpompa oleh jantung.

Menaikkan Asam Lambung

Asam lambung akan naik ke saluran esofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritasi. Iritasi sel kerongkongan ini dikarenakan pH asam lambung yang sangat asam (pH 1-2,5) dan kadang ditandai dengan gejala panas terbakar yang menyesak di dada (ini disebut sebagai “Heartburn”).

Merusak Ginjal

Minum sambil berdiri dapat merusak saringan ginjal, karena saat berdiri penyaringan menjadi tidak optimal. Kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih yang bisa menyebabkan gangguan saluran kemih. Efek jangka panjangnya bisa menyebabkan kerusakan permanen pada ginjal.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *