Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 07 June 2018

Tanya Jawab tentang Islam bersama Syekh Azhar Nasser


Nasser

islamindonesia.id – Tanya Jawab tentang Islam bersama Syekh Azhar Nasser

 “Jika seseorang melakukan bunuh diri di komunitas anda, hal terakhir yang harus anda diskusikan adalah apakah orang ini akan berakhir di neraka atau tidak.

Percakapan yang lebih baik adalah tentang bagaimana membantu orang-orang yang menjadi begitu putus asa sehingga bagi mereka bunuh diri adalah satu-satunya jalan keluar.”

~ Syekh Azhar Nasser, 2017

Syekh Azhar Nasser, adalah salah seorang ulama muda yang cukup populer di Amerika Serikat (AS), dengan pengikutnya di Twitter yang mencapai 51.000 orang lebih (alamat akun: @ShaykhAzhar). Ketika para ulama dan pengkhotbah Muslim kebanyakan sering dianggap sebagai orang yang sangat serius dan keras,  pengajar yang berbasis di Florida ini justru seringkali menjawab pertanyaan dengan humor, terutama di media sosial.

Sheikh Nasser telah menarik perhatian khalayak banyak di internet karena candaan-candaannya. Dia suka mem-posting beberapa pertanyaan paling umum yang sering dia terima, bersama dengan jawaban sarkastiknya kepada mereka.

Catatan-cuitan beliau barangkali akan sedikit membingungkan bagi masyarakat Indonesia. Bila diperhatikan dengan seksama, cuitannya seringkali disesuaikan dengan kondisi sosiologis dan juga aspek-aspek kultural masyarakat AS.

Berikut ini adalah ringkasan cuitan terlucu beliau yang bernuansa sarkastik yang pasti akan membuat anda mengernyutkan dahi:

-Syekh, apa maksudnya salah satu hadist yang mengatakan bahwa hanya Tuhan yang bisa menilai kita?

Itu bukan sebuah hadits. Itu Tupac (Tupac adalah nama seorang rapper asal AS, semasa hidupnya dia dipertimbangkan sebagai musisi yang kharismatik, jenius, dan rendah hati. Bagi masyarakat kulit hitam AS, dia sudah dianggap menjadi legenda dan juga pahlawan—pen).

-Syekh, saya malu untuk shalat di bandara. Ada saran?

Hadapi rasa takutmu dan kumandangkan adzan dengan keras, terutama pada bagian “Allahu Akbar”.

-Syekh, saya bukanlah tentang dunia ini.

Pertama-tama, sabuk Hermès (Brand terkenal asal Paris-pen) anda dapat memberi makan Afrika.

-Syekh, saya tidak pernah shalat tetapi saya memiliki hati yang baik. Itu sudah cukup
Saya tidak pernah menyikat gigi tetapi saya memiliki kebersihan mulut yang sangat baik dan tidak pernah berkata apa-apa.

-Syekh, bisakah anda melakukan istikharah untuk saya?

Tentu saja, saya suka melakukan istikharah pada jam 3 pagi tentang seseorang yang orang tuamu tidak ingin anda nikahi.

-Syekh, bisakah anda membantuku untuk menikah?
Insya Allah, saya hanya ingin anda mengubah diri anda sebagai pribadi.

-Syekh, bisakah anda mengartikan mimpiku?

Mimpimu berarti anda mengalami gangguan pencernaan dan harus berhenti makan terlalu banyak sebelum tidur.

-Syekh, saya sedang berpikir untuk menjadi seorang dokter atau insinyur. Apa pendapat anda?

Saya suka ketika orang mengambil jalan yang jarang dilalui.

-Syekh, bagaimana saya bisa berlatih bangun untuk shalat Shubuh?

Tidak menonton Netflix (saluran televisi populer di AS) sampai jam 3 pagi pasti akan meningkatkan situasi anda.

-Syekh, apakah haram untuk merayakan halloween?

Pertama-tama, siapa yang memberimu nomor saya.

-Syekh, kami ingin mempekerjakan anda sebagai alim masjid kami?

Anda sangat baik hati, tetapi ikatan perbudakan bukanlah preferensi saya.

-Syekh, bisakah anda memberi ceramah tentang Jin?

Saran yang bagus, mengingat anda bisa menjadi alat bantu visual saya.

 

PH/IslamIndonesia/Sumber: stepfeed.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *