Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 24 February 2018

Kurangi Meminta Perbanyak Memberi


Kurangi Meminta Perbanyak Memberi

islamindonesia.id – Kurangi Meminta Perbanyak Memberi

 

Salah satu kebiasaan sebagian dari kita adalah meminta kepada teman, saudara, atau kerabat yang sedang pergi ke luar kota atau melancong ke luar negeri untuk dibelikan sesuatu, entah itu makanan, pakaian, atau cenderamata khas dari kota atau negara yang mereka kunjungi. Dalam hal ini, seolah tak ada perasaan telah membebani pihak yang diminta, bahkan tak segan menagihnya saat mereka sudah kembali.

Meski meminta oleh-oleh atau buah tangan sudah seakan menjadi tradisi, khususnya bagi orang Indonesia, apalagi pihak yang diminta pun biasanya tak keberatan untuk itu, tapi tetap saja kebiasaan ini perlu ditinjau ulang. Sebab dalam Islam, sikap suka meminta-minta ini termasuk salah satu yang dilarang oleh Rasulullah Saw.

Mengutip dari berbagai sumber, sebaiknya kebiasaan ini dikurangi bahkan dihentikan.

Dari Abdullah bin Umar ra berkata: Nabi Saw bersabda:

مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

“Terus-menerus seseorang itu suka meminta-minta kepada orang lain hingga pada hari kiamat dia datang dalam keadaan di wajahnya tidak ada sepotong dagingpun.” (HR. Al-Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1725).

Larangan lainnya juga disebutkan berdasarkan riwayat dari Hakim bin Hizam ra dia berkata, “Saya pernah meminta kepada Nabi Sae, maka beliau pun memberikannya padaku. Kemudian aku meminta lagi, maka diberikannya lagi. Kemudian aku meminta lagi, maka beliau pun memberikannya lagi. Sesudah itu, beliau bersabda:

إِنَّ هَذَا الْمَالَ خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ فَمَنْ أَخَذَهُ بِطِيبِ نَفْسٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ وَمَنْ أَخَذَهُ بِإِشْرَافِ نَفْسٍ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ وَكَانَ كَالَّذِي يَأْكُلُ وَلَا يَشْبَعُ وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى

‘Sesungguhnya harta ini lezat dan manis. Maka siapa yang menerimanya dengan hati yang baik, niscaya ia akan mendapat berkahnya. Namun, siapa yang menerimanya dengan nafsu serakah, maka dia tidak akan mendapat berkahnya, Dia bagaikan orang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang. Dan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah’.” (HR. Al-Bukhari no. 1472 dan Muslim no. 1717).

Dari kedua hadis di atas, maka jelas bahwa kebiasaan meminta-minta bukan termasuk sikap dan tindakan terpuji. Maka, alangkah baiknya jika permintaan itu diganti dengan pemberian, minimal dengan doa agar mereka sehat dan selamat selama bepergian hingga kembali. Hal ini sesuai sabda Rasul Saw yang menyatakan bahwa “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *