Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 08 October 2017

Kepada Mereka, Nabi dan Syuhada Cemburu


Kepada Mereka, Nabi dan Syuhada Cemburu

islamindonesia.id – Kepada Mereka, Nabi dan Syuhada Cemburu

 

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada, tetapi para Nabi dan Syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka.”

“Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka?” ujar sahabat, “Agar kami bisa turut mencintai mereka.”

Lalu Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih.” (HR. Abu Dawud)

Dalam hadis lain disebutkan, “Di sekitar Arsy Allah ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya terdapat orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka bercahaya, mereka bukan Nabi atau pun Syuhada. Para Nabi dan Syuhada iri kepada mereka. Ketika ditanya para sahabat, ‘Siapakah mereka itu ya Rasulullah?’ Lalu Rasulullah menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah, dan saling berkunjung karena Allah.” (HR. Tirmidzi)

Maka dari itu, hendaknya kita tak sampai memutus tali silaturahmi seperti dinyatakan dalam Al-Qur’an:

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa, kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad:22-23)

Demikianlah betapa murkanya Allah jika kita memutus tali silaturahmi.

Maka jika ada di antara kita yang berselisih apa yang dinyatakan dalam Al-Qur’an?

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat-Nya.” (QS. Al-Ĥujurāt:10)

Akhirnya, semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang “dicemburui” oleh para Nabi dan Syuhada, dan semoga ukhuwah yang terjalin di kalangan kaum Muslimin benar-benar dilandasi kasih-sayang dan saling cinta karena Allah semata.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *