Satu Islam Untuk Semua

Monday, 06 August 2018

Gempa Bumi dalam Pandangan Ilmuwan Muslim


Gempa Bumi dalam Pandangan Ilmuwan Muslim

islamindonesia.id – Gempa Bumi dalam Pandangan Ilmuwan Muslim

 

Ibnu Sina, seorang dokter dan ilmuwan Muslim mengutip beberapa pemikiran para ilmuwan Yunani mengenai gempa bumi yang terjadi akibat dorongan gas untuk kelaur dari dalam bumi. Namun, lambat laun ia menjelaskan pendapatnya sendiri bahwa gempa dikaitkan dengan adanya tekanan besar pada rongga udara di dalam bumi. Tekanan ini bisa berupa air yang masuk dalam rongga bumi.

Menurutnya untuk mencegah gempa bumi, manusia bisa membuat sumur di dalam tanah menurun sehingga getarannya bisa berkurang. Akan tetapi setelah abad ke-10 dan ke-11, para ilmuwan Muslim mulai mengaitkan bahwa kejadian gempa bumi bukan hanya semata-mata kejadian yang disebabkan oleh alam. Ini merupakan fenomena alam yang menekankan pada sisi religius.

Pada hakikatnya manusia diciptakan sesuai dengan tujuan penciptaannya, namun ketika gempa bumi terjadi, ada beberapa analisa yang dikaitkan dalam mencari penyebab terjadinya yakni karena azab dari Allah akibat dosa yang dilakukan manusia, sekadar ujian dari Allah, atau semata gejala alam yang biasa terjadi.

Apabila memang suatu bencana dikaitkan dengan dosa manusia karena banyaknya kemaksiatan yang terjadi, perintah agama yang dilalaikan dan orang-orang miskin yang ditelantarkan, maka hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-Isra’ ayat 17: “Jika Kami berkehendak untuk menghancurkn negeri, Kami memerintah orang-orang yang hidup mewah, namun mereka berdurhaka dalam negeri tersebut, maka sudah sepantasnya Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Namun, apabila dikaitkan dengan gejala alam yang memang harusnya terjadi, sebab dunia memang sementara dan bumi ini khususnya Indonesia berada pada bagian yang rawan gempa. Kemudian merujuk pada hukum alam yang sudah menjadi ketetapan Allah bahwa peristiwa apapun di bumi ini pasti mengandung hikmah dan manfaat termasuk pergerakan gunung dan lapisan dalam bumi, maka hal ini sesuai firman Allah surah Al-Naml ayat 27: “Dan kamu sangka gunung-gunung itu tetap ada di tempatnya, padahal gunung-gunung itu bergerak seperti awan yang bergerak. Allah telah membuat segala sesuatu dengan kokoh. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Selain itu, terkait fenomena dan bencana alam dalam Al-Quran sendiri banyak sekali ayat yang membahas tentang hal tersebut, di antaranya:

Surah Al-An’aam ayat 65:
Katakanlah: Dia yang berhak mengirim azab dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia mengelompokkan kamu dalam golongan agar sebagian kamu merasakan keganasan. Perhatikanlah, Kami mendatangkan kebesaran agar kamu memahami.

Surah Al-’Ankabuut ayat 37:
Mereka mendustakan Syu’aib hingga ditimpa gempa dahsyat dan mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggalnya.

Surah Al-Israaa ayat 59:
Dan Kami memberi tanda-tanda itu untuk menakut-nakuti.

Surah Al-Fushshilat ayat 53:
Kami menunjukkan tanda-tanda (kekuasaan) kepada mereka, sehingga jelaslah bahwa Al Quran adalah benar. Dan Rabb mu adalah cukup bagimu sebab Dia menyaksikan segala sesuatu.

Surah Asy-Syuura ayat 30:
Dan musibah apapun yang kalian terima adalah karena perbuatan tangan kalian sendiri, Allah memaafkan sebagian dari kesalahan-kesalahanmu.

Surah An-Nisaa ayat 79:
Nikmat apapun itu adalah berasal dari Allah, dan bencana ap saja yang datang adalah karena kesalahan dirimu sendiri.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *