Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 05 September 2018

Dimana Letak Surga Nabi Adam?


Dimana Letak Surga Nabi Adam

islamindonesia.id – Dimana Letak Surga Nabi Adam?

 

Surga Nabi Adam as (bahasa Arab:جنة آدم عليه السلام) adalah tempat tinggal pertama nabi Adam as dan Siti Hawa pada awal penciptaan mereka. Surga Nabi Adam as disebutkan di dalam tiga surah Al-Quran.

Nabi Adam as dan Siti Hawa sa di dalam surga mendapatkan nikmat yang banyak, namum mereka diperingatkan supaya tidak mendekati pohon tertentu dan dilarang memakan buahnya. Nabi Adam as dan Siti Hawa sa dengan bujukan setan memakan buah pohon terlarang tersebut sehingga dikeluarkan dari surga.

Mengenai posisi surga Nabi Adam as dan Siti Hawa sa yang mereka hidup di dalamnya, terdapat tiga pandangan: kebun di bumi, surga barzakhi di langit dan surga yang dijanjikan kelak.

Pertama, Surga Bumi: Sebagian berpendapat bahwa surga Nabi Adam as dan Siti Hawa sa yang mereka hidup di dalamnya adalah sebuah kebun penuh pepohonan nan rindang di bumi. Alasan kebumian surga Nabi Adam as adalah bahwa di surga akhirat manusia tidak akan terkena godaan setan dan tidak pula akan berbuat kesalahan, sebab setan dilarang masuk ke dalamnya. Begitupun manusia yang masuk ke dalam surga akan kekal selamanya dan tidak akan pernah keluar darinya, sementara Adam di dalam surga yang ditempatinya terkena bujukan setan dan dikeluarkan darinya. Selain itu, dalam riwayat disinggung bahwa surga Nabi Adam as, bukanlah surga akhirat.

Kedua, Surga Akhirat yang Dijanjikan: berdasarkan sebagian riwayat, surga Nabi Adam as adalah surga akhirat. Sebagian orang dengan bersandar kepada khotbah pertama Imam Ali di dalam Nahjul Balaghah beragumentasi demikian: Imam Ali berkata: “Allah menjanjikan kepada Adam untuk dikembalikan ke surga.” Secara lahiriah, ungkapan ini dapat dipahami bahwa pengembalian Nabi Adam as ke surga artinya tempat pertama Nabi Adam as hidup di dalamnya dan tempat yang kelak akan didatanginya adalah surga akhirat. Oleh sebab itu, surga yang dahulu pernah ditempati Nabi Adam as adalah surga akhirat.

Ketiga, Surga Barzakhi: menurut pandangan ketiga, surga Adam bukanlah surga yang dijanjikan dan bukan pula surga di bumi, akan tetapi surga barzakhi yang terletak di antara dunia dan akhirat. Di dalam surga ini, selain terdapat ciri-ciri surga yang dijanjikan (mau’ud) seperti kesenangan abadi, tidak adanya rasa lapar, haus, dingin dan panas juga terdapat sebagian ciri-ciri surga bumi seperti tidak amannya dari setan dan godaannya. Pandangan ini adalah perpaduan dari pandangan pertama dan kedua.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *