Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 28 August 2016

SIRAH–Mengintip Kiat Nabi Saw Menebar Kebaikan


Lafadz-Nabi-Muhammad

IslamIndonesia.id– Mengintip Kiat Nabi Saw Menebar Kebaikan

Seseorang datang menemui Rasulullah dan berkeluh kesah tentang tetangganya yang sering mengganggu. Ia mencurahkan masalahnya kepada Rasul bahwa ia telah capek, bosan, dan kesal dengan perilaku tetangganya itu.

“Sabarlah! Mungkin suatu saat nanti perilaku tetanggamu itu bisa berubah,” pinta Nabi.

(Baca juga: Mengintip Hidup Nabi yang Sederhana)

Setelah mendapatkan wejangan dari Rasul, orang tersebut berpamitan dan bergegas pergi. Namun setelah beberapa hari orang itu datang lagi ke sisi Rasul dan berkata, “Wahai Rasulullah! Beberapa hari ini sesuai dengan wejanganmu, aku telah bersabar. Namun tetanggaku itu tetap saja tidak mengubah perilakunya. Ia masih menggangguku.”

Nabi saw pun mengulang kembali nasihat yang sama, “Mudah-mudahan tentanggamu itu berubah perilakunya.”

(Baca juga: Mengintip Kesetiaan dan Tepat Janji Nabi saw)

Untuk menghormati Nabi, pria itu kembali pulang ke rumahnya. Tetapi tak lama kemudian, untuk ketiga kalinya dia datang ke sisi Nabi saw dan mengadukan tetangganya yang suka mengganggu itu.

Nabi saw bersabda, “Aku pikir tetanggamu memang tidak punya niat untuk mengubah perilakunya. Sekarang aku akan memberikan usul kepadamu.”

“Apa pun yang engkau katakan, wahai Rasulullah, akan kulaksanakan,” jawab pria itu mantap.

“Bersabarlah sampai hari Jum’at! Kumpulkan dan angkatlah barang-barang dari rumahmu dan keluarlah dari sana. Jika ketika di jalan ada yang bertanya kepadamu, ‘Mengapa kau melakukan hal ini?’ maka jawablah ‘Aku sudah capek dengan perilaku tetanggaku yang selalu menggangguku’ dan ceritakanlah keluh kesahmu tentangnya kepada mereka.” Tutur Nabi.

(Baca juga: Mengintip Tabiat Pemaaf dan Pemurah Rasul saw)

Pria tersebut menunggu tibanya hari Jum’at dan di hari itu dia melaksanakan sesuai dengan yang telah dinasihatkan Nabi. Masyarakat kaget kala mendengar dan mengetahui perilaku tetangga pria itu. Mereka pun pergi mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Sebelumnya, tetangga yang selalu mengganggu pria tersebut tidak pernah berpikir akan jadi seperti ini. Ia melihat bahwa kalau seandainya hal ini dibiarkan, maka harga dirinya akan jatuh. Akhirnya, dia segera meminta dan memohon maaf kepada pria yang telah diganggunya dan memintanya untuk kembali ke rumahnya dan berjanji tidak akan menggagu tetangganya lagi.

Kalam/Islamindonesia/Foto: http://fototerbaru.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *