Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 08 February 2018

HIKMAH – Mengetuk Pintu-Nya yang Senantiasa Akan Terbuka


HIKMAH – Mengetuk Pintu-Nya yang Senantiasa Akan Terbuka

islamindonesia.id – Mengetuk Pintu-Nya yang Senantiasa Akan Terbuka

 

Saat ditimpa kesulitan, manusia sebagai makhluk sosial cenderung berharap pertolongan dari orang lain. Namun tak jarang, pertolongan yang diharapkannya tak kunjung datang, karena pada kenyataannya tidak semua manusia peduli pada nasib sesamanya yang sedang ditimpa musibah dan membutuhkan pertolongan.

Itu sebabnya ada petuah leluhur yang menyebutkan bahwa berharap kepada manusia, lebih sering hanya akan mendatangkan rasa kecewa. Berbeda halnya jika manusia yang sedang ditimpa musibah dan kesusahan, meminta bantuan dan memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Maka mereka takkan pernah dikecewakan dan pulang dengan tangan hampa.

Begitulah petuah leluhur itu disampaikan lewat ibarat, bahwa permintaan tolong itu tak ubahnya mengetuk pintu rumah orang yang ingin dimintai tolong.

Jika engkau mengetuk pintu rumah orang, belum tentu penghuninya ada. Kalaupun ada, belum tentu dia mau membuka. Jika penghuninya tidak ada, ketukan pintu-mu akan sia-sia belaka.

Bahkan terkadang, jikapun ada, semakin pintunya engkau ketuk, bisa jadi semakin menimbulkan bising dan memantik amarahnya. Itulah jika engkau meminta kepada manusia.

Tapi.. Jika engkau mengetuk pintu rahmat Allah, Dia selalu ada. Dia tahu dan Dia mendengar semua yang mengatakan ‘semoga’..

Jika engkau mengetuk sekali, Dia mendengar kisah hatimu. Jika engkau mengetuk berkali-kali, Dia tahu engkau sangat mengharapkan-Nya.

Jika engkau semakin sering memanggil nama-nama-Nya, sungguh Dia telah mempersiapkan yang terindah buatmu, meski kadang engkau tidak sadari itu karena nafsumu yang terburu-buru. Padahal indah yang terindah adalah ketika mendapatkan apa yang diminta dan diharapkan setelah lamanya munajat dan penantian.

Jika engkau takut kepada manusia, kau akan lari darinya. Jika engkau takut kepada Allah, engkau justru akan semakin ingin mendekati-Nya.

Jika engkau sering meminta kepada manusia, mereka akan menjauh dan menganggapmu hina. Sebaliknya, jika engkau sering meminta kepada Allah, Dia Mahadekat dan engkau pun kian menjadi mulia dalam pandangan-Nya.

Perihal pintu kemurahan dan rahmat-Nya yang selalu terbuka, Allah SWT berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” [QS. Al-Baqarah: 186]

Selain itu, berkenaan dengan pengabulan setiap doa, Allah SWT juga berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْۤ اَسْتَجِبْ لَـكُمْ ۗ  اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk ke Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min/Ghafir: 60)

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *