Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 08 March 2018

20 Riwayat dari Pemimpin Wanita Ahli Sorga, Sayyidah Fathimah Azzahra Putri Rasulullah  


172872_10150094928994195_6561237-ABNS

islamindonesia.id – 20 Riwayat dari Pemimpin Wanita Ahli Sorga, Sayyidah Fathimah Azzahra Putri Rasulullah

 

1. Segala yang memabukkan adalah haram

Rasulullah SAWW pernah bersabda kepadaku: “Wahai kekasih ayahnya, segala yang memabukkan adalah haram, dan segala yang memabukkan adalah khamar”.

2. Hasil ibadah, yang disertai ikhlas

Orang yang menghadiahkan kepada Allah ibadahnya yang murni, maka Dia akan menurunkan kepadanya kemaslahatannya yang terbaik.

3. Umat yang paling buruk

Fathimah a.s. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAWW bersabda: “Umatku yang terburuk adalah mereka yang berlimpahan nikmat, makan makanan yang berwarna-warni, memakai pakaian yang beraneka ragam dan mengucapkan segala yang diinginkan”.

4. Kapan seorang wanita dekat dengan Allah?

Fathimah bertutur: Rasulullah pernah bertanya kepada para sahabat mengenai wanita. “(Wanita adalah) sebuah rahasia (yang harus dijaga),” jawab para sahabat singkat.

Kapankah ia lebih dekat kepada Tuhannya?” tanya Rasulullah kembali.

Mereka tidak dapat menjawab. Saat itu Fathimah mendengar pertanyaan itu dan spontan menjawab: “Saat (wanita) berada di dalam rumahnya.

Fathimah adalah penggalan tubuhku,” sabda Rasulullah menimpali jawaban tersebut.

5. Sebuah konsep hidup yang sempurna

Fathimah berkata: (Pada suatu malam) Rasulullah SAWW pernah bertamu ke rumahku dan aku sudah naik ke ranjang untuk tidur malam. Beliau berpesan: “Wahai Fathimah, janganlah engkau tidur kecuali setelah melakukan empat hal: mengkhatamkan Al Quran, menjadikan para nabi a.s. sebagai pemberi syafaatmu, menjadikan mukminin rela padamu dan melaksanakan haji dan umrah.”

Setelah berkata demikian, beliau langsung melaksanakan shalat. Aku sabar menunggunya hingga beliau menyelesaikan shalatnya. Setelah itu, aku langsung bertanya: “Wahai Rasulullah, engkau memerintahkanku untuk melaksanakan empat hal yang tidak mungkin dapat kukerjakan dalam kondisi seperti ini?

Beliau tersenyum seraya berkata: “Jika engkau membaca ‘qul huwallaahu ahad’ (maksudnya membaca surah al-ikhlash — pen.) sebanyak tiga kali, maka kau telah mengkhatamkan Al Quran; jika kau bershalawat kepadaku dan kepada para nabi sebelumku, maka kami akan memberikan syafaat kepadamu pada hari kiamat; jika kau beristigfar untuk mukminin, maka mereka akan rela terhadapmu; dan jika kau membaca ‘subhaanallaah wal hamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar’ engkau telah mengerjakan haji dan umrah.”

6. Kerelaan suami

Fathimah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Celakalah seorang istri yang membuat suaminya marah dan kabar gembira bagi seorang istri yang suaminya rela terhadapnya.”

7. Syarat-syarat orang yang berpuasa

Orang yang sedang menjalankan puasa jika tidak menjaga mulut, telinga, mata dan seluruh anggota badannya, maka ia tidak termasuk kategori orang yang berpuasa.

8. Menolong keturunan Rasulullah

Fathimah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Jika seseorang pernah menolong salah seorang dari keturunanku dan ia belum membalasnya, maka aku yang akan membalasnya.”

9. Mencuci Tangan

Fathimah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Janganlah menyalahkan kecuali diri sendiri orang yang hendak tidur malam sedangkan tangannya masih berlumuran debu.”

10. Balasan bagi orang yang selalu berwajah ceria

Selalu berwajah ceria akan membawa seseorang masuk surga.”

11. Konsekuensi berumah tangga

Wahai Rasulullah, tanganku telah mengapal karena setiap hari aku harus membuat tepung dan membuat adonan roti.

12. Bahaya kikir

Fathimah berkata: Rasulullah pernah berpesan kepadaku: “Jauhilah sifat kikir, karena sifat kikir adalah penyakit yang tidak akan menjangkiti orang dermawan. Jauhilah sifat kikir, karena sifat kikir adalah sebuah pohon di neraka yang ranting-rantingnya menjulur ke dunia. Barang siapa yang berpegang teguh kepada sebatang rantingnya (di dunia), maka tangkai tersebut akan menyeretnya ke dalam neraka.

13. Pahala kedermawanan

Fathimah berkata: Rasulullah pernah berpesan kepadaku: “Peganglah sifat kedermawanan, karena sifat itu adalah sebuah pohon di surga yang ranting-rantingnya menjulur ke bumi. Barang siapa yang berpegangan dengan sebatang tangkainya (di dunia), maka tangkai tersebut akan menuntunnya menuju surga.”

14. Senyum yang penuh rahasia

Aisyah bercerita: Ketika Rasulullah sedang sakit parah, beliau memanggil putrinya seraya membisikkan sesuatu di telinganya. Fathimah pun menangis. Kemudian beliau membisikkan kembali sesuatu untuk kedua kalinya. Fathimah pun langsung tersenyum. Setelah itu aku bertanya kepadanya tentang hal itu. Ia menjawab: “Tangisku karena Rasulullah memberitahu kepadaku bahwa beliau akan segara meninggal dunia, dan senyumku karena beliau memberitahu kepadaku bahwa aku adalah orang pertama yang akan menyusulnya.

15. Keutamaan waktu antara fajar hingga matahari terbit

Fathimah bercerita: Suatu pagi Rasulullah lewat di sampingku ketika aku sedang berbaring hendak tidur pagi. Ia menggerakkanku dengan kakinya seraya berkata: “Wahai putriku, bangunlah, saksikanlah rezeki Tuhanmu dan janganlah engkau termasuk dalam golongan orang-orang yang lupa. Karena Allah akan membagi rezeki manusia di antara waktu fajar dan matahari terbit.”

16. Orang sakit berada di bawah lindungan Allah

Fathimah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Ketika seorang hamba sakit, Allah mewahyukan kepada para malaikat: “Bebaskanlah dia dari kewajiban agama (taklif) selama ia menjadi tanggungan-Ku. Karena Akulah yang menahannya (dengan jalan menyakitkannya) sehingga Aku mencabut nyawanya atau menyembuhkannya.” Ayahku sering berkata: “Allah mewahyukan kepada para malaikat: “Tulislah bagi hamba-Ku ini sebanyak pahala amalan yang dikerjakannya pada waktu ia sehat”.

17. Menghormati orang lain

Fathimah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Orang yang baik di antara kalian adalah orang yang paling luwes bergaul dengan orang-orang sekitarnya dan yang paling pengertian terhadap istrinya.”

18. Waktu terkabulnya doa

Fathimah a.s. meriwayatkan bahwa Rasulullah SAWW bersabda: “Pada hari Jumat terdapat sebuah waktu yang jika seorang hamba berdoa demi kebaikan di dalamnya, niscaya Allah akan mengabulkannya. (Waktu itu) adalah menjelang matahari terbenam”.

19. Meremehkan shalat

Sayyidah Fathimah Azzahra berkata: “Aku pernah bertanya kepada ayahku berkenaan dengan orang yang meremehkan shalat, baik laki-laki maupun wanita. Beliau bersabda: “Barang siapa yang meremehkan shalat, baik laki-laki maupun wanita, Allah akan menimpakan atasnya lima belas macam bala:

  1. Allah akan menghilangkan berkah dari umurnya.
  2. Allah akan menghilangkan berkah dari rezekinya.
  3. Allah akan memusnahkan tanda-tanda orang saleh dari wajahnya.
  4. Setiap amalan yang diamalkannya tidak akan diberi pahala.
  5. Doanya tidak akan naik ke langit (baca : tidak dikabulkan).
  6. Doa orang-orang saleh tidak akan meliputinya.
  7. Ia akan meninggal dunia terhina.
  8. Ia akan meninggal dunia kelaparan.
  9. Ia akan meninggal dunia kehausan. Seandainya ia minum seluruh air sungai yang berada di dunia ini, niscaya dahaganya tidak akan sirna.
  10. Allah akan mengutus malaikat yang siap menakut-nakutinya di dalam kubur.
  11. Kuburannya akan terasa sempit dan hanya kegelapan yang akan menyelimutinya.
  12. Allah akan mengutus malaikat yang akan menyeretnya dalam keadaan tengkurap dengan disaksikan oleh para makhluk (yang lain).
  13. Ia akan dihisab dengan hisab yang berat.
  14. Allah tidak akan sudi melihat wajahnya (baca : berpaling darinya), dan
  15. Allah tidak akan menyucikannya, dan baginya siksaan yang pedih.”

20.Kekalahan para lalim

Sayyidah Fathimah Azzahra meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: “Jika dua pasukan yang zalim saling berperang, maka Allah akan membiarkan mereka dan tidak penting bagi-Nya pasukan mana yang akan menang. Dan jika dua pasukan zalim saling berperang, maka kekalahan akan dialami oleh pasukan yang paling zalim”.

 

AJ/IslamIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *