Satu Islam Untuk Semua

Friday, 27 April 2018

Yordania Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pejabat Palestina Termasuk Mahmoud Abbas


Yordania Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pejabat Palestina Termasuk Mahmoud Abbas

islamindonesia.id – Yordania Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pejabat Palestina Termasuk Mahmoud Abbas

 

Pemerintah Yordania siap mencabut status kewarganegaraan Yordania dari puluhan pejabat senior Palestina termasuk Presiden Mahmoud Abbas. Sekitar 30 pejabat Palestina, pejabat Fatah beserta keluarganya yang memiliki kewarganegaraan Yordania akan segera dicabut. Demikian diberitakan surat kabar Raialyoum, Rabu (25/4/2018) lalu.

Tidak dijelaskan alasan otoritas Yordania memutuskan mencabut kewarganegaraan pejabat senior Palestina tersebut. Namun berdasarkan laporan yang diterima, otoritas Yordania juga akan membuat perubahan besar dalam aturan visa masuk bagi pejabar senior yang kini hanya akan diberikan hak pengunjung sementara.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas beserta kedua putranya dan sejumlah pejabat senior Palestina mendapat kewarganegaraan Yordania lebih dari satu dekade lalu. Permohonan kewarganegaraan itu diajukan sendiri oleh pejabat Palestina dan bukan ditawarkan oleh Yordania.

Namun kelompok hak asasi mengatakan, ribuan warga negara Yordania yang berasal dari Palestina juga telah dilucuti dari kewarganegaraan mereka oleh Yordania selama dekade terakhir.

Pemerintah Yordania telah menyetujui pemberian kewarganegaraan kepada warga Palestina di Tepi Barat setelah perluasan kedaulatan wilayah itu menyusul perebutan yang dilakukan saat perang Arab-Israel pada 1948.

Dengan populasi total 9,5 juta orang dan lebih dari dua juta di antaranya merupakan pengungsi Palestina, Yordania melihat mayoritas warga Palestina adalah ancaman demografis bagi kerajaan.

Seperti diketahui, Yordania adalah satu di antara negara Arab yang secara resmi menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan selama ini terbukti lebih condong bersekutu dengan negara sahabat rezim Zionis tersebut.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *