Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 29 December 2018

Wimar Witoelar: Saya Tidak Bisa Sedewasa Gus Dur


Belajar Ihsan Kepada Gus Dur

Islamindonesia.id – Wimar Witoelar: Saya Tidak Bisa Sedewasa Gus Dur

 

 

Ada satu hal yang membuat Wimar Witoelar merasa emosinya terganggu selama menjabat sebagai juru bicara Presiden Indonesia IV Abdurahman ‘Gus Dur’ Wahid. Wimar mengaku stres mendengar derasnya pandangan keliru tentang  Gus Dur ketika itu. 

“Gus Dur itu orang baik tapi ko dipandang jahat,” kata Wimar dalam dialog Suka Duka Juru Bicara Presiden di Narasi TV beberapa waktu lalu. Hanya saja, kata Wimar, justru Gus Dur yang terlihat santai.

Hingga suatu hari, Wimar bertanya, “Gus, Anda ko tidak pernah terlihat stres?”

“Emang saya tidak stres,” jawab cucu pendiri Nahdatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari ini. 

“Tapi kan Gus Dur tidak salah seperti apa yang diomongkan orang lain,” kata Wimar.

“Ya biasalah itu, gitu aja repot,” jawab Gus Dur enteng. 

Wimar mengaku dirinya belum bisa memiliki mental sematang Gus Dur kala itu. “Saya tidak bisa sedewasa Gus Dur,” ujarnya.

Karena itu pria berambut ikal ini menerima banyak pelajaran dari Gus Dur walau hanya setahun di istana. “Saya belajar dari Gus Dur bagaimana bersikap rendah hati dan tidak sok tahu,” katanya. “Saya juga belajar bagaimana mengapresiasi orang lain.” 

Bahkan, Gus Dur mengapresiasi orang-orang yang bersikap kurang ajar terhadapnya. Bagaimanapun itu, menurut Gus Dur, pada diri tiap orang ada kebaikan masing-masing.[]

 

 

 

YS//islamindonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *