Satu Islam Untuk Semua

Monday, 21 December 2015

‘We Are All Muslim’: Michael Moore


Screen Shot 2015-12-20 at 7.23.39 PM

Sutradara kawakan peraih Oscar asal Amerika Serikat, Michael Moore, berdemonstrasi di depan gerbang Tower Trump dengan mengangkat pamflet “We Are All Muslim” (Kita Semua Muslim) sebagai protes atas “kegilaan” kandidat presiden Donald Trump yang ingin melarang umat Islam memasuki Amerika Serikat.

Dalam sebuah sebagai terbuka pada Rabu, Moore menyebut rencana kontroversial itu dibuat dalam “keputusasaan dan kegilaan”.

“Saya dibesarkan untuk percaya bahwa kita semua adalah saudara satu sama lain, terlepas dari ras, kepercayaan atau warna,” tulis Moore dalam pesannya di Facebook. “Itu berarti jika Anda ingin  melarang Muslim, pertama Anda harus melarang saya. Dan orang lain juga.”

“Kita semua Muslim,” lanjutnya. “Sama halnya kita semua Meksiko, kita semua Katolik dan Yahudi dan putih dan hitam dan setiap warna lainya … Jika Anda tidak suka hidup dengan aturan-aturan Amerika,  Anda perlu pergi ke ruang berfikir di salah satu dari Towers Anda, duduk di sana, kemudian berpikir tentang apa yang Anda katakan. ”

Moore, sutradara Fahrenheit 9/11, Bowling for Columbine, menyebarkan  suratnya di Facebook, berikut dengan pose dia berdiri di luar Trump Towers, markas bisnis Trump, dengan memegang tulisan “Kita Semua Muslim”.

Pada suratnya, sutradara yang banyak membuat film bertema kritik sosial itu menceritakan pertemuan pertamanya dengan Trump 17 tahun silam dalam sebuah talk show, dimana pada saat itu ia diminta produser untuk tidak “mencecar” Trump.

“Saya terkesan dengan bagaimana Anda, seorang pria tangguh dari Queens, tampaknya seperti kucing ketakutan,” kata Moore.

Moore mengakhiri suratnya dengan meminta pembaca untuk menandatangani petisi “Kami Semua Muslim” dan memposting foto mereka di sosial media dengan hastag tersebut. Moore berjanji menyebarkan semua foto di media sosial miliknya dan kemudian mengirimkannya ke Trump.

Trump sejauh ini menolak minta maaf pada umat Islam. “Ini soal keamanan, bukan soal agama,” katanya mempertahankan rencananya melarang umat Islam menginjakkan kaki di Amerika.

Hingga pekan ini, Trump tercatat sebagai kandidat terkuat calon presiden dari kubu Partai Republik.

Ami/IslamIndonesia/CBSNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *