Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 29 March 2017

Universitas Muhammadiyah Malang Wakili Indonesia di Kontes Robot Dunia, AS


umm-wakili-indonesia-kontes-robot-dunia-di-as-nhO

islamindonesia.id – Universitas Muhammadiyah Malang Wakili Indonesia di Kontes Robot Dunia, AS

 

Universitas Muhammadiyah Malang kembali mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi “kontes robot internasional” di Trinity College Amerika Serikat. Dalam kontes bertajuk ‘Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest’ ini, tiga tim dari UMM dipersiapkan untuk bertarung di kategori robot pemadam kebakaran.

“Sebanyak lima mahasiswa dan dosen pembimbing akan berangkat ke Amerika pada 29 Maret 2017 nanti (hari ini),” kata Ketua Rombongan, Ir. Alik Ansyori Alamsyah, M.T, seperti dilaporkan umm.ac.id, 27/3.

Rencananya, tiga tim yang akan bertanding yaitu Tim Dome_Mu, Tim Unmuh Malang dan Tim InaMuh. Diutusnya UMM mewakili Indonesia dalam ajang internasional tersebut merupakan kelanjutan dari perlombaan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI).

Pada KRPAI Berkaki 2016 UMM berhasil meraih juara satu sekaligus penghargaan desain dan artistik terbaik.

Robot UMM memiliki beberapa keunggulan dilihat dari beberapa aspek. Dari segi desain, kata Alik, robot UMM memiliki dimensi yang sangat kecil jika dibandingkan robot lain. Alik menjelaskan, dengan dimensi yang kecil, robot UMM akan dengan mudah menghindari halangan yang berada dalam arena.

“Setiap tahunnya robot UMM selalu mendapatkan penghargaan desain terbaik karena dimensi yang kecil itu,” katanya.

Pada kompetisi nanti, misi yang harus dilakukan adalah mencari dan memadamkan api lilin di arena lapangan. Robot yang paling cepat memadamkan lilin akan dinyatakan sebagai pemenang.

“Dengan kecepatan robot yang sudah teruji pada KRI 2016, di perlombaan internasional ini robot UMM optimis akan menjadi yang tercepat lagi,” kata Alik.

Dalam hal ketepatan, robot yang akan dilombakan selama satu minggu (1-7 April2017) tersebut dinekali dengan delapan sensor ultrasonik dan dua sensor infra merah sebagai sensor jarak. 10 sensor ini dibekali agar mudah mendeteksi posisi lilin dan dapat menjangkau lilin dengan cepat.

Selain itu, robot UMM juga dibekali sensor flame UVTRON-R9454 untuk mendeteksi apililin. Sensor ini sangat baik jika dibandingkan dengan sensor flame yang lain, karena sensor ini hanya menangkap cahaya UV dengan jangkauan spectrum185 Nanometer (nm) sampai 260 nm, dimana jangkauan itu hanya dimiliki oleh gas api.

“Artinya robot UMM nantinya tidak akan salah dalam mendeteksi api lilin yang ada,” katanya.[]

 

YS/ Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *