Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 16 March 2016

Tiga Gereja Besar Boikot Israel


epa01679741 Pro-Palestinian supporters show a banner against Israel as they demonstrate in Paris, France, 28 March 2009.  Pro-Palestinian supporters gather in the streets of Paris to express their solidarity to Gaza and their willingness to boycott Israel.  EPA/LUCAS DOLEGA

Tiga gereja besar beraksi untuk boikot berbagai perusahaan yang mengambil untung dari pendudukan Israel atas tanah Palestina. Langkah Gereja United Church of Christ, Gereja Mennonite USA, dan Gereja Episcopal itu merupakan bagian dari aksi global berbagai organisasi dunia seperti Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang bertekad mengakhiri pendudukan Israel maupun pembangunan pemukiman ilegal Yahudi atas tanah Palestina yang terus berlangsung secara agresif beberapa tahun terakhir.

Solidaritas ketiga gereja itu tentu saja mendapat tantangan besar dari sejumlah lobi zionis Yahudi di Amerika. Di antaranya adalah dari seorang milyarder Casino dan pendukung setia Partai Republik, Sheldon Adelson, yang membuat penggalangan dana di Las Vegas hingga 50 juta dolar AS untuk melawan kampanye anti Israel oleh 3 gereja berpengaruh tersebut.

Sejauh ini, resolusi ketiga gereja itu untuk menarik investasi dan memboikot perusahaan-perusahaan yang mengambil untung dari pendudukan Israel mendapat dukungan penuh dari anggota jemaat gereja masing-masing. Menurut mereka, boikot tanpa kekerasan itu dilakukan demi menuntut keadilan dan keamanan untuk semua rakyat Palestina.

Aksi boikot berbagai gereja itu diambil setelah para pendeta dan jemaat gereja-gereja tersebut mengadakan wisata religi mengunjungi Yerusalem. Di sana mereka melihat langsung banyaknya kebijakan diskirminatif rezim Israel atas warga Palestina. Mereka menyatakan bahwa rasisme dan apartheid telah menguasai elit politik Israel.

Langkah ketiga gereja di atas sebenarnya tidaklah sendirian. Sebelumnya, Gereja Presbyterian Amerika telah menarik investasinya di perusahaan Hewlett Packard (HP), Caterpillar, dan Motorola yang selama ini menjadi supplier gadget militer Israel. Berbagai gereja lain di Amerika dan Eropa juga telah mengambil langkah serupa, yang juga telah menjadi salah satu kebijakan yang diambil Pemerintah Jokowi.

 

SH/Islam Indonesia/Berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *