Satu Islam Untuk Semua

Monday, 17 October 2016

Terkait Video Habib Rizieq Ajak Membunuh, Kubu Ahok Siap Pidanakan


screen-shot-2016-10-17-at-11-07-52-pm

islamindonesia.id — Terkait Video Habib Rizieq Ajak Membunuh, Kubu Ahok Siap Pidanakan

Akun @PartaiSocmed mengunggah sebuah potongan video berisi yel Habib Rizieq Shihab dalam demo terkait dugaan penistaan surat Al Maidah 51 Jum’at lalu. Isi yel itu memicu kontroversi karena mengandung ajakan dan hasutan kepada kekerasan dan pembunuhan terhadap Basuki T. Purnama alias Ahok.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ansy Lema menilai pernyataan Habib Rizieq di muka umum yang terdapat dalam potongan rekaman itu merupakan bentuk hate speech. Secara eksplisit, kata Ansy, Habib telah menebar kebencian beraroma SARA, bahkan mengajak melakukan tindak kekerasan.

“Jelas tindakan tersebut melanggar hukum dan karenanya harus dipidana. Kebebasan individu tidak bersifat mutlak. Kebebasan individu ada batasnya, yakni dibatasi oleh kebebasan individu lainnya. Prinsipnya, kebebasan individu tidak boleh mengancam kebebasan individu lainnya,” ujar Ansy di Jakarta, Senin (17/10).

Ansy menegaskan, hak hidup adalah hak asasi yang melekat pada setiap individu warga negara. Karena itu, negara wajib melindungi hak hidup warganya yang merupakan amanat konstitusi.

“Maka, terhadap Rizieq yang telah secara jelas mengancam hak hidup pihak lain, negara mestinya bersikap tegas terhadapnya karena ia telah terbukti mengancam hak hidup individu lain. Negara tidak bisa mendiamkannya, sebab mendiamkan sama dengan negara melakukan kekerasan dengam pembiaran,” tutur dia.

Lebih lanjut, Ansy mengatakan ruang publik mestinya diisi gagasan dan ide cerdas guna melakukan edukasi politik pada publik, bukan sebaliknya menyemai benih-benih permusuhan dengan mengekaploitasi isu SARA.

“Adalah tanggung jawab semua pihak untuk melakukan edukasi politik. Kualitas demokrasi ditentukan oleh sejauh mana rakyat mampu berargumentasi secara cerdas dan etis,” ungkap dia.

Hingga berita ini diturunkan Islam Indonesia belum dapat memverifikasi keasilan potongan rekaman video yang berisi yel ajakan kepada pembunuhan tersebut. Pihak Habib Rizieq juga belum memberikan konfirmasi ataupun sanggahan atas beredarnya potongan rekaman tersebut.

AJ / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *