Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 29 October 2016

Terjepit di Mosul, BNPT: 50 WNI Pejuang ISIS di Irak Pulang ke Indonesia


01477632412kepala-bnpt-suhardi-alius-bahas-penanganan-terorisme

islamindonesia.id – Terjepit di Mosul, BNPT : 50 WNI Pejuang ISIS di Irak Pulang ke Indonesia

 

Kepada Presiden Jokowi, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaporkan ada sekitar 50 warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Mosul, Irak. Sedangkan warga Indonesia yang diketahui masih berada di sana ada lebih dari 400 orang.

Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius mengatakan jika WNI yang sempat bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) itu dan baru saja pulang ke tanah air tak bisa disentuh hukum. UU Antiteror belum mengatur soal Foreign Terrorist Fighters ini (FTF).

“‘Makanya tadi siang sudah saya sampaikan ke bapak presiden jika UU Antiteror kita belum bisa menyentuh mereka. Jangankan untuk memidanakan, sekedar untuk membawa mereka saja ke kantor polisi untuk diperiksa saja tidak bisa,” kata Suhardi seperti dikutip beritasatu.com, Jumat (28/10) malam.

Karena itu BNPT akan mengambil pendekatan lain namun yang jelas tidak bersifat represif. Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri itu menuturkan pendekatan diperlukan untuk mencegah penyebaran paham radikalisme. Sebab, tidak menutup kemungkinan warga yang kembali membawa paham radikalisme. Sementara di sisi lain, tidak mudah bagi aparat penegak hukum untuk mendeteksi paham itu.

“Yang dibawa paham. Ada di dalam kepala. Kalau secara fisik bisa kami lihat,” kata Suhardi.

Seperti diketahui, Perdana Menteri Irak Haidar Al Abadi telah menginstruksikan Operasi pembebasan kota Mosul dari ISIS dimulai pada Senin 17 Oktober 2016. Setidaknya 60.000 pasukan militer, termasuk pasukan relawan dan pasukan Peshmerga Kurdi terlibat dalam membebaskan kota yang telah diduduki ISIS sejak 2014 ini.

Menurut muslimpress.com, Pasukan Irak yang didukung oleh pasukan Kurdi Peshmerga ini telah menewaskan setidaknya 80 pasukan ISIS di desa berpenduduk Kristen ‘Bartella’ dan mengusir sisanya dari daerah yang terletak 14 km dari Mosul itu.

Di Desa Kristen ‘Karamless’, pasukan Muslim Irak bahkan mengembalikan lambang salib ke atas bangunan geraja yang pernah dijatuhkan oleh kelompok militan ISIS.

pasukan-muslim-irak-kembalikan-salib-ke-atas-gereja-pasca-bebaskan-desa-kristen-dari-isis

Laporan teranyar menyebut, pasukan Irak kini mulai memasuki ke kota Mosul, tempat dimana Abu Bakar Al Bagdadi mendeklarasikan khilafah ISIS dan menjadikan tempat itu sebagai ibukotanya. Dan ribuan pasukan relawan Irak telah sampai ke poros barat kota Mosul untuk berpartisipasi dalam operasi pembebasan distrik al-Hadhar dan Tal Afar.

Sesuai rencana pemerintah Irak, kota ini akan direbut kembali dalam waktu beberapa bulan ke depan. Ratusan pasukan ISIS, sejauh ini, dilaporkan tewas dalam operasi gabungan ini. []

 

YS / islam indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *