Satu Islam Untuk Semua

Friday, 31 August 2018

Sosialisasi MTQ Nasional 2018, Pemprov Sumut Bagikan 1000 Tenda Becak


Sosialisasi MTQ Nasional 2018, Pemprov Sumut Bagikan 1000 Tenda Becak

islamindonesia.id – Sosialisasi MTQ Nasional 2018, Pemprov Sumut Bagikan 1000 Tenda Becak

 

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara membagikan 1.000 tenda becak MTQN XXVII kepada pengemudi becak di Medan dan beberapa kota lainnya di Sumut.

Hal itu sebagai bagian sosialisasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional (MTQN) XXVII tahun 2018 yang digelar pada Oktober mendatang di Sumut.

Tenda becak MTQN XXVII berukuran 3×1,5 meter tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Sumut R Sabrina secara simbolis kepada 3 orang pengemudi becak di depan Hotel Madani, Medan, Jumat (31/8/2018).

Dia mengatakan, dengan menggunakan tenda tersebut, pengemudi becak telah ikut mensosialisasikan dan meramaikan MTQN 2018.

“Sumatera Utara ditunjuk pusat sebagai tuan rumah, namanya tuan rumah, kita semua warga Sumatera Utara ini ya harus berpartisipasi meramaikan, termasuk becak-becak ini,” ujarnya.

Selain itu, dengan dipasangnya tenda becak tersebut, diharapkan becak-becak di Medan dan beberapa kota lainnya di Sumut, bisa bertambah rezekinya dengan mengangkut tamu atau kafilah dari provinsi lain.

“Tambahlah rezekinya, karenakan datang tamu kita, kalau begitu becak ini kita promosikan, bahwa becak adalah transportasi umum di Kota Medan, becak di Medan memiliki keunikan karena berbeda dengan di tempat lain. Jadi kita bisa bilang sama kafilah, belum ke Medan kalau belum naik becaknya,” ungkapnya.

Sabrina juga meminta kepada para pengemudi becak di Kota Medan agar menyamakan tarif.

“Ini bertujuan agar tidak terjadi perbedaan di tempat lain, dan bisa kita promosikan kepada tamu tarif becak itu berapa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus yang mendampingi Sekdaprovsu mengatakan, ada 1000 lembar tenda becak yang akan dibagikan kepada pengemudi becak.

“Mulai hari ini tenda tersebut akan dibagikan kepada 1.000 pengemudi becak di Kota Medan, mulai dari Tembung, Amplas, Belawan, sampai arah Binjai, Deli Serdang, arah Padang Bulan, kemudian sekitaran Pakam sampai Tebing Tinggi,” ujarnya.

Menurut Ilyas, becak adalah alat transportasi yang masih ngetren di Kota Medan.

“Becak ini kan masuk ke gang-gang, dengan begitu diharapkan sosialisasinya masuk sampai ke dalam pemukiman warga, dengan begitu masyarakat bisa melihat akan ada MTQN yang diadakan di Sumatera Utara, pada tanggal 4-13 Oktober nanti,” katanya.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *