Satu Islam Untuk Semua

Tuesday, 24 May 2016

SOROTAN–Pelajaran SMA Mengutip Ajaran Wahabi, Soal SD Bermuatan ‘Pembunuhan’


13244614_10153938199669130_6352036601693814804_n

IslamIndonesia.id – Pelajaran SMA Mengutip Ajaran Wahabi, Soal SD Bermuatan ‘Pembunuhan’

 

Kementerian Pendidikan kembali menjadi sorotan setelah seorang wali murid mengunggah lembaran soal pelajaran anaknya dari sekolah dasar yang bermuatan ‘pembunuhan’, (21/5). Selain Kementrian Pendidikan, wali murid SDN Baru 02 Pagi, Jakarta Timur, Agung Suharto, juga mengaku kecewa pada Dewan Pengawas Pendidikan yang dinilai belum bekerja sebagaimana semestinya.

“… karena masih belum becus membuat soal ulangan kelas II SD. Padahal yang membuat soal ini saya yakin lulusan universitas semuanya,” katanya di dinding Facebook pribadinya yang hingga kini telah di-share lebih dari 5.552 kali.

Pada soal no. 24, tertulis “Bang Kusen dan istrinya dibunuh oleh…”. Materi berikutnya yang juga disorot ialah soal yang bermuatan ‘perceraian’. Pada soal pilihan ganda no. 13, tertulis “Mengapa Bang Maman menyuruh Ijah bercerai, karena…”

“Ini apa ya? Inikah yang diinginkan oleh Pemerintah Indonesia kepada anak-anak kita di kelas II SD agar mereka belajar tentang Pembunuhan dan Perceraian? Jangan-jangan, mungkin kalau anak-anak kita naik ke Kelas III SD akan ada pelajaran “pemerkosaan” dan “penganiayaan” kali ya..”

Kepala Sekolah SDN Baru 02 Pagi, Ridoyo membenarkan kedua kata itu tercantum dalam soal latihan siswa kelas II. Ridoyo mengatakan, soal latihan tersebut diberikan sebagai pekerjaan rumah (PR) bagi murid selama masa liburan.

“Saat ini saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI, sementara untuk saat ini guru yang memberikan soal tersebut kita berikan sanksi teguran,” katanya.

Tahun lalu, materi pelajaran yang memuat unsur ‘radikal’ juga pernah dimuat dalam dalam Kumpulan Lembar Kerja Peserta Didik Pendidikan Agama Islam SMA Kelas XI Jombang. Di dalamnya dijelaskan perihal ajaran Wahabi yang dibuat oleh ulama asal Arab Saudi, Muhammad bin Abdul Wahab (1703-1787 M).

Salah satu pendapat Muhammad bin Abdul Wahab yang tertulis dalam halaman buku yang sempat menghebohkan itu, “Yang boleh dan harus disembah hanyalah Allah SWT, dan orang yang menyembah selain Allah SWT telah menjadi musyrik dan boleh dibunuh”.

Materi buku yang ditulis oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Agama Islam Jombang ini tidak berbeda dengan materi buku Pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2014. []

 

YS/ Islam Indonesia

 

One response to “SOROTAN–Pelajaran SMA Mengutip Ajaran Wahabi, Soal SD Bermuatan ‘Pembunuhan’”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *