Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 03 August 2017

Serang Perawat Berhijab, Pria Inggris Diganjar 40 Pekan Penjara  


Serang Perawat Berhijab, Pria Inggris Diganjar 40 Pekan Penjara

islamindonesia.id – Serang Perawat Berhijab, Pria Inggris Diganjar 40 Pekan Penjara

 

Penyerangan terhadap wanita berhijab masih saja terjadi di luar negeri. Seperti kasus perawat berhijab asal Inggris yang tiba-tiba diserang oleh kelompok pria tak dikenal. Mereka melakukan hal tersebut tanpa alasan jelas hanya karena melihat perawat itu berjilbab.

Kejadian ini menimpa seorang perawat berhijab berusia 29 tahun saat sedang mengunjungi pasien di dekat rumahnya. Awalnya wanita yang tak disebutkan namanya itu sedang berjalan ke rumah pasiennya.

Tiba-tiba datang empat orang pria yang salah satu tersangkanya diketahui bernama Jake Hammersley. Jake menarik jilbab perawat itu dan mengencangkannya di leher sehingga membuat hijabers tercekik. Lalu perawat berhijab itu berusaha membela diri. Karena kesal, Jake memukul wajah si perawat hingga meninggalkan luka di hidung.

Perawat berhijab itu lalu berteriak dan beberapa orang membantunya dengan membawa batu dan tongkat. Tiga teman pelaku kabur dan Jake berusaha melawan para pria itu. Hingga akhirnya polisi datang dan memisahkan mereka.

Luka yang dialami perawat berhijab itu tak hanya di hidung tapi juga memerah lehernya. Setelah kejadian tersebut, perawat berhijab itu pergi ke rumah kakaknya dan menangis. Ia mengalami trauma. Kasus itu kemudian masuk ke jalur hukum.

Hakim Paul Glenn mengatakan bahwa ia telah mempelajari kasus ini. Ia melihat beberapa rekaman yang membuktikan kalau Jake bersalah. “Saya melihat beberapa rekaman dan dia adalah perawat yang sedang dalam perjalanan untuk merawat orang sakit. Dia sekarang mengalami trauma,” ujar Paul seperti dilansir dari The Independent.

Kasus ini masuk kategori kebencian hanya karena korban menggunakan jilbab. Oleh sebab itu, Jake dijatuhi hukuman minimal 40 minggu penjara.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *