Satu Islam Untuk Semua

Monday, 24 April 2017

Sekjen PBNU: Dakwah Virtual Harus Dimulai dari Sekarang


Sekjen PBNU Dakwah Virtual Harus Dimulai dari Sekarang

islamindonesia.id – Sekjen PBNU: Dakwah Virtual Harus Dimulai dari Sekarang

 

Pentingnya kreativitas dalam memanfaatkan medium dakwah menjadi catatan yang penting saat ini. Apalagi memasuki era digital yang ditandai dengan perubahan pola komunikasi yang lebih padat, ringkas, dan cepat.

Hal itu disampaikan oleh Sekjen PBNU HA. Helmy Faishal Zaini saat menyampaikan materi kaderisasi di Pendidikan dan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) yang diselenggarakan oleh Lakpesdam PBNU di Pesantren Luhur Al-Tsaqafa, Kamis (20/4/2017) lalu.

“Dalam berdakwah, pesan memang penting. Tapi yang tidak kalah penting adalah media yang digunakan untuk menyampaikan pesan itu. Pesan yang baik, tidak akan mampu diterima dengan baik jika disampaikan melalui media yang kurang tepat,” jelas pria kelahiran Cirebon ini.

Media sosial, lanjut Helmy, menjadi salah satu media yang paling penting dan efektif digunakan sebagai alat untuk berdakwah. Untuk konteks Indonesia dengan pengguna internet yang lebih dari 130 juta jiwa, dakwah melalui media sosial (medsos) untuk mengampanyekan ajaran Islam yang ramah sangatlah dibutuhkan.

“Saya menyebutnya dakwah virtual. Kiai-kiai, dai-dai harus tampil dan melek media sosial. Sebab di sanalah lahan dakwah sesungguhnya,” papar Helmy.

Untuk saat ini, PBNU telah menginisiasi untuk membangun jejaring Netizen NU yang tersebar di seluruh Indonesia. Tercatat gerakan konsolidasi antar netizen tersebut sudah mulai merata, baik di Jawa maupun di luar Jawa.

Misi utama yang diusung Netizen NU adalah mengampanyekan ajaran Islam aswaja an-nahdliyah dan sekaligus mentradisikan bersosial media dengan mengedepankan akhlakul karimah.

“Hemat saya, ke depan tren dakwah tidak bisa dilepaskan dari media sosial. Maka dakwah virtual ini harus dimulai dari sekarang. Alumnus PPWK harus bermedia sosial dengan aktif menyebrakan serta mengampanyekan ajaran aswaja,” tutup Helmy.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *