Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 30 April 2017

Sebut Terlalu Banyak Siswa Muslim di Kotanya, Wali Kota di Perancis Didenda Rp 28 Juta


Sebut Terlalu Banyak Siswa Muslim di Kotanya, Wali Kota di Perancis Didenda Rp 28 Juta

islamindonesia.id – Sebut Terlalu Banyak Siswa Muslim di Kotanya, Wali Kota di Perancis Didenda Rp 28 Juta

 

Walikota Beziers, Perancis, Robert Menard, dikenai denda sebesar 2.000 euro, setara Rp 28 juta lantaran ucapannya yang dianggap telah menyebarkan kebencian. Menard menyebut terlalu banyak siswa Muslim di kotanya.

Menar dikenal sebagai walikota dari partai sayap kanan Perancis, Front Nasional. Partai ini dikenal sangat menentang pelbagai kebijakan mengenai imigran.

Pada 1 September 2016 lalu, bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah di Perancis, Menard mencuitkan status berisi harapan akan ada ‘pergantian besar’. Istilah ‘pergantian besar’ itu dia gunakan untuk menggambarkan tergesernya populasi umat Nasrani kulit putih Perancis oleh pendatang.

Pada 5 September, Menard berbicara kepada stasiun televisi LCI, ” Dalam kelas-kelas di pusat kotaku, 91 persen siswa adalah Muslim. Tentunya ini merupakan masalah. Ada batasan untuk toleransi.”

Hukum Perancis melarang keberadaan data berbasis keyakinan agama maupun etnisitas. Tetapi, Menard justru mempertahankan pendapatnya dengan menyebut, “Saya hanya mendeskripsikan situasi di kota saya. Ini bukanlah tudingan tentang nilai, ini fakta. Ini adalah apa yang saya saksikan.”

Selain denda tersebut, Pengadilan juga mewajibkan Menard harus membayar 1.000 euro, setara Rp 14 juta, kepada kelompok anti-rasis yang menggugatnya. Denda ini lebih besar dibandingkan tuntutan jaksa sebesar 1.800 euro, setara Rp 26 juta.

Menard berencana mengajukan banding atas putusan ini.

Menard sendiri adalah politisi independen yang mendapat dukungan dari Front Nasional. Ini lantaran dia kerap melancarkan kritik terhadap kebijakan imigrasi di Perancis.

Pemimpin partai tersebut, Marie Le Pen, mengundurkan diri dari jabatan ketua. Ini semata dia lakukan karena ingin fokus dalam pemilihan presiden pada 7 Mei nanti.

 

EH / Islam Indonesia

0 responses to “Sebut Terlalu Banyak Siswa Muslim di Kotanya, Wali Kota di Perancis Didenda Rp 28 Juta”

  1. Achmad Al-Atas says:

    Para loyers muslim harus memberikan pembelaan terhadap para wali kota yang terkena denda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *