Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 18 October 2018

Quraish Shihab: Kata ‘Koruptor’ Terlalu Halus, Yang Pas ‘Pencuri’


Quraish Shihab Islam Moderat di NTB Layak Dicontoh Dunia

islamindonesia.id – Quraish Shihab: Kata ‘Koruptor’ Terlalu Halus, Yang Pas ‘Pencuri’

 

 

Menurut mufasir Quraish Shihab, koruptor sejatinya memiliki kesamaan dengan pencuri. Keduanya mengambil sesuatu yang bukan haknya.

“Hanya saja, mengapa orang miskin yang mengambil bukan haknya dinamakan pencuri? Namun jika perbuatan ini dilakukan oleh para pejabat, mereka dinamakan koruptor?” kata Alumni Al Azhar Mesir ini dalam kanal Youtube Najwa Shihab.

Di antara kedua kata itu, menurut Quraish Shihab, istilah yang pas bagi pejabat seperti ini ialah pencuri. “Koruptor terlalu halus,” katanya. “Yang pas adalah pencuri.”

Ia ingin menekankan, pilihan ini sebagai bagian dari upaya pemberian hukuman yang setimpal bagi pejabat yang telah disumpah namun tetap mencuri  duit rakyat. Dengan demikian, mereka harus dipermalukan dengan kata yang pas bagi perbuatannya.

“Apalagi mereka tidak punya malu, maka harus lebih dari dipermalukan,” katanya. Mereka yang ditetapkan tersangka di lembaga antirasuah KPK, misalnya, masih saja tertawa di depan awak media walau telah mengenakan rompi orange. “Rompi itu tidak cukup baginya.”

Seiring dengan itu,  kepala daerah dan anggota dewan seolah mengantre untuk  ditangkap oleh KPK. Ada yang tertangkap berjemaah dengan koleganya ada pula bersama keluarganya. Hukuman bagi pendahulunya tampaknya tak memberikan efek jera apa pun bagi para pejabat koruptor berikutnya.

Ulama asal Sulawesi ini bilang, mereka harus dipermalukan dan harus disadarkan bahwa apa yang dilakukannya berdampak pada anak cucunya. Kalau perlu, mereka juga dimiskinkan. “Saya pikir ini yang pas, kalau tidak ingin menggunakan cara di Cina: tembak mati,” ujarnya.

 

 

 

YS/Islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *