Satu Islam Untuk Semua

Wednesday, 07 March 2018

Polemik Cadar di UIN Yogya, Mendikbud: Yang Penting Kelakuannya


Polemik Cadar di UIN Yogya, Mendikbud Yang Penting Kelakuannya

islamindonesia.id – Polemik Cadar di UIN Yogya, Mendikbud: Yang Penting Kelakuannya

 

Terkait larangan bercadar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menuai kritik publik, membuat Mendikbud Muhadjir Effendi ikut angkat bicara. Dia mengaku belum menemukan larangan sejenis di tingkat sekolah.

“Sepanjang yang saya pantau, enggak ada,” kata Muhadjir di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Dia mengatakan, Kemendikbud tidak pernah mempermasalahkan soal aturan berpakaian. Sebab, masalah berpakaian siswa menurut Muhadjir dinilai bukan merupakan hal yang utama dalam penilaian.

“Yang kita nilai sikap dan kelakuannya. (Pakaian) yang penting sopan dan dia dalam berperilaku tidak menunjukkan yang aneh-aneh, saya kira ndak masalah,” ujarnya.

Namun, untuk masalah aturan berpakaian siswa, Muhadjir mengaku, Kemendikbud akan menyerahkan ke sekolah masing-masing. Ia merasa, sebagai menteri tidak perlu ikut campur terkait hal tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menristekdikti Mohamad Nasir. Ia mengatakan, akan menyerahkan soal aturan berpakaian mahasiswa kepada pihak universitas.

“Jadi yang namanya mahasiswa itu kan, apakah pakai jilbab, apakah pakai cadar, semua peraturan yang ini peraturannya sudah kami serahkan ke perguruan tinggi, dalam otonominya,” kata Nasir di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

“Yang penting adalah jangan sampai timbul radikalisme. Kalau itu sampai timbul radikalisme, rektor yang saya panggil,” tambahnya.

Namun untuk kasus pelarangan penggunaan cadar di UIN Sunan Kalijaga, ia mengatakan pihak yang berwenang merupakan Kementerian Agama. Sebab, UIN dibawahi oleh Kementerian Agama, bukan Menristekdikti.

[Baca: MUI Pertanyakan Alasan UIN Yogya Larang Cadar]

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *