Satu Islam Untuk Semua

Saturday, 17 December 2016

Pola Anyar Rekrutmen Teroris, BNPT: Mereka Sasar Wanita Muda yang Lagi Kecewa


bnpt-irfan-idris

islamindonesia.id– Pola Anyar Rekrutmen Teroris, BNPT: Mereka Sasar Wanita Muda yang Lagi Kecewa

 

Menyusul terbongkarnya rencana bom bunuh diri ala ‘pengantin’, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan soal pola baru rekrutmen calon teroris. Perubahan pola rekrutmen, kata Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris, berpotensi menyerap anggota baru dalam jumlah besar.

“Beberapa tempat yang harus diwaspadai di antaranya kampus dan lingkungan perkantoran. Mereka akan menyasar wanita muda yang mengalami kekecewaan,” kata Irfan, seperti dilansir Koran Tempo edisi Kamis, 15/12.

Menyinggung tersangka ‘Bom Panci’ Dian Yulia Novi, menurut Irfan, jaringan teroris kini menyasar perempuan untuk dijadikan “pengantin” atau pelaku bom bunuh diri dalam menjalankan aksinya. Pemilihan itu untuk mengecoh penegak hukum. Sebab, selama ini, pelaku teror di Indonesia selalu identik dengan laki-laki.

“Perempuan juga dianggap lebih mudah dipengaruhi, terutama mereka yang memiliki masalah dalam keluarga,” kata Irfan.

Alasan lain, tutur Irfan, kaum Hawa dianggap lebih militan dalam menjalankan aksinya, apalagi mereka yang merasa menjadi korban dalam konflik keluarga atau perceraian.

“Ketika dicuci otaknya dengan pemahaman radikal, mereka bisa dengan militan menjalankan misinya.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Dian adalah tersangka teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri (Densus 88) di Bintara Jaya, Bekasi, Sabtu, 10 Desember 2016. Menurut polisi, sebuah bom yang dikemas dalam panci siap diledakkan pada Minggu, 11 Desember 2016, saat upacara pergantian penjaga Paspampres di Istana Presiden.

Selain meringkus Dian, polisi menangkap dua laki-laki, yakni Nur Solihin dan Agus Supriyandi, di sekitar Kalimalang.[]

 

YS / islam indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *