Satu Islam Untuk Semua

Thursday, 21 June 2018

PM Mahathir Bicara Soal Hubungan Malaysia dan Cina


AC3CCBFE-1696-400F-9DD5-AEB88501FEE0

Islamindonesia.id-PM Mahathir Bicara Soal Hubungan Malaysia dan Cina

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menepis opini yang menudingnya sebagai sosok anti-Cina. Malaysia di bawah kepemimpinannya, kata Mahatir, justru berharap dapat menjadi tetangga yang baik bagi Cina. 

“Bagaimanapun, Cina merupakan pasar besar bagi produk Malaysia,” kata pria 92 tahun itu dalam wawancaranya bersama South China Morning Post, 19 Juni. Di sisi lain, Malaysia terbuka dengan investasi asing dari negara mana pun termasuk Cina. 

Walau demikian, Mahathir memberikan catatan pada sejumlah poin kerjasama. Di antaranya, ketika Negeri Jiran menjalin kontrak ekonomi dengan Negeri Tirai Bambu itu. 

Mahatir tidak menerima jika kontraktor Cina, misalnya, menggunakan alat dan pekerja impor dari Cina. Apalagi, segala bentuk transaksi juga tak dilakukan di Malaysia. 

“Jika demikian, kami tak mendapatkan apapun,” katanya. “Kerjasama seperti itu yang tak dapat saya terima.”

Mahathir juga enggan mengembangkan kota dengan cara memasukkan imigran dalam jumlah besar-besaran. Ia bukan hanya menolak imigran Cina tapi juga imigran dari negara mana pun yang jumlahnya sangat besar.

Seperti diketahui, politisi senior ini kembali menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-7 setelah pemilihan umum 2018. Sebelumnya, ia merupakan anggota Parlemen Malaysia mewakili Langkawi di Kedah. 

Pria berambut putih ini juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri pada tahun 1981 sampai 2003 dan menjadi Perdana Menteri dengan masa jabatan terlama. Karier politiknya merentang selama lebih dari 70 tahun sejak ia bergabung dengan United Malays National Organisation (UMNO) tahun 1946 dan mendirikan Partai Pribumi Bersatu Malaysia tahun 2016.

Selama 40 hari setelah Mahatir mengambil kekuasaan dari Najib Razak, sebagian orang berpandangan miring terkait hubungan Malaysia dan Cina. Namun Mahathir membantahnya dan menegaskan bahwa Malaysia hanya menginginkan kerjasama yang adil dengan negara mana pun.

 

 

YS/Islamindonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *