Satu Islam Untuk Semua

Sunday, 01 January 2017

Pesan Tahun Baru Menag Lukman


pesan-tahun-baru-menag-lukman

islamindonesia.id – Pesan Tahun Baru Menag Lukman

 

Di hadapan hadirin majelis Zikir Nasional di masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016) malam, dalam momen menjelang Tahun Baru 2017, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial. Menag meminta agar medsos digunakan secara bijak dan cerdas.

“Kita harus cerdas dalam menggunakan dan menyikapi dunia maya, karena di saat bersamaan selain berdampak positif juga dapat berdampak negatif,” pesan Lukman.

Lukman mengimbau agar masyarakat cerdas dalam menfilter informasi yang beredar di medsos. Ia meminta masyarakat selektif memilah agar tidak mudah diadu domba.

“Jangan mudah diadu domba. Dengan tidak memilih informasi yang baik, kita akan mudah diadu domba. Saling mencaci-maki sehingga kita tahu sendiri akibatnya,” katanya.

Lukman berharap dalam rangka tahun baru masyarakat dapat menjaga persatuan. Ia juga mengimbau agar masyarakat menggunakan waktunya untuk hal-hal positif.

“Tahun 2017 kita ingin tetap utuh sebagai bangsa. Jangan dipengaruhi pihak-pihak yang tidak bertangung jawab. Kita gunakan waktu untuk hal-hal yang produktif,” harap Lukman.

Sebelumnya, Lukman juga meminta agar masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru 2017 untuk sarana menginstropeksi diri supaya dapat jauh lebih baik di tahun mendatang.

“Masyarakat seyogianya harus menjadikan momen ini sebagai waktu untuk mengevaluasi diri dan muhasabah diri,” katanya.

Khusus kepada para awak media yang turut hadir meliput acara Zikir Nasional bertajuk “Indonesia Ikhlas” itu Menteri Agama ‎berharap di tahun 2017 Indonesia dapat menjaga capaian-capaian yang telah dilakukan di tahun 2016. Selain itu di tahun 2017 Lukman berharap semoga bangsa Indonesia bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi selama tahun 2016.

“Di tahun 2017 sebagai proses mawas diri, muhasabah, introspeksi diri kita selama perjalanan 2016. Kita lalu berkomitmen untuk memperbaiki sisi buruk, kelemahan-kelemahan selama tahun 2016 mampu kita tutupi, perbaiki di 2017,” pungkas Lukman.

 

EH / Islam Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *